SULAWESI TENGGARA — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memamerkan penyegaran Sigra varian tertinggi, 1.2 R. Bukan sekadar ganti stiker, pembaruan ini menyentuh aspek visual hingga perangkat hiburan, menyasar konsumen yang menginginkan tampilan lebih segar tanpa meninggalkan nilai kepraktisan khas LCGC.
Dari sisi eksterior, ubahan paling mencolok ada di bagian depan. Sigra 1.2 R kini mengusung dark grille dengan aksen list merah yang memberi kesan lebih tegas. Desain ini berpadu dengan smoked LED headlamp yang bentuknya mengikuti kontur kap mesin.
Pelek alloy berukuran 14 inci juga mendapatkan desain baru dengan finishing polished, dibalut ban 175/65. Aksen sporty makin terasa berkat spion yang kini dilengkapi pengaturan elektrik dan lampu sein LED. Di bagian belakang, terdapat aksen hitam menyatu pada lampu serta kehadiran new rear roof spoiler yang mempertegas siluet.
Masuk ke dalam, nuansa sporty berlanjut dengan kehadiran aksen merah pada dashboard dan door trim. Jok berbahan fabric dengan kombinasi hitam dan pola merah turut memperkuat kesan premium yang coba diusung Daihatsu pada varian tertinggi ini.
Salah satu peningkatan fungsional yang paling dinantikan adalah hadirnya head unit terbaru yang mendukung konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay. Fitur ini menjawab kebutuhan pengguna muda yang mengandalkan smartphone untuk navigasi dan hiburan.
Daihatsu juga melengkapi Sigra 1.2 R dengan sejumlah fitur pendukung. Rear parking sensor menjadi standar, sementara varian tertentu mendapat tambahan rear parking camera untuk memudahkan manuver mundur. Dari sisi keselamatan, tersedia dual SRS airbags serta ABS dan EBD.
Performa Sigra tetap mengandalkan dua pilihan mesin, yaitu 1.0L dan 1.2L. Untuk mesin terbesar, tenaga maksimum mencapai 88 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 108 Nm di 4.200 rpm. Angka tersebut tergolong standar untuk kelas LCGC yang mengutamakan efisiensi.
Kehadiran Sigra di pasar LCGC memang tak bisa dilepaskan dari sejarah panjangnya. Sejak pertama diperkenalkan pada 2016, model ini konsisten mendominasi penjualan di segmennya dan menjadi salah satu model penting dalam portofolio Daihatsu di Indonesia. Penyegaran ini diharapkan menjaga momentum tersebut di tengah persaingan yang kian ketat.