SULAWESI TENGGARA — Klaim efisiensi bahan bakar dari pabrikan sering kali berbeda jauh dengan kondisi nyata di jalan. Mitsubishi mencoba menjawab keraguan itu dengan mengajak pembalap sekaligus presenter otomotif Rifat Sungkar membuktikan kemampuan XForce Hybrid dalam rute Jakarta-Bali. Hasilnya? Perjalanan jauh tersebut berhasil ditempuh tanpa mampir ke pom bensin sama sekali.
Pengujian ini penting karena rute Jakarta-Bali mencakup kombinasi jalan tol padat, kecepatan konstan, hingga kemacetan di dalam kota. Ini adalah simulasi nyata dari pemakaian harian yang paling umum dilakukan konsumen Indonesia, bukan sekadar tes sirkuit yang hasilnya mustahil ditiru.
XForce Hybrid mengandalkan mesin bensin yang dipadukan dengan motor listrik untuk menekan konsumsi bahan bakar. Sistem ini bekerja otomatis, memilih sumber tenaga yang paling efisien berdasarkan kondisi berkendara, seperti saat berhenti di lampu merah atau melaju pelan di kemacetan.
Keberhasilan Rifat menuntaskan Jakarta-Bali dalam satu tangki penuh menunjukkan angka konsumsi bahan bakar yang impresif untuk ukuran SUV. Namun, penting untuk dicatat bahwa gaya berkendara sangat memengaruhi hasil akhir. Teknik menjaga putaran mesin tetap rendah dan memanfaatkan deselerasi untuk mengisi ulang baterai adalah kunci utama di balik angka tersebut.
Dengan bukti efisiensi ini, XForce Hybrid langsung menantang dominasi para pemain lama di kelasnya. SUV kompak hybrid kini bukan lagi sekadar tentang ruang kabin dan fitur, melainkan juga soal biaya operasional harian yang lebih rendah.
Target pasarnya jelas: konsumen yang menempuh jarak jauh setiap hari atau sering melakukan perjalanan antar kota. Namun, bagi Anda yang mayoritas berkendara di dalam kota dengan kecepatan rendah, keunggulan sistem hybrid ini akan terasa lebih optimal dibandingkan pemakaian di jalan tol bebas hambatan.
Meski efisiensinya mengesankan, ada beberapa catatan yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengeluarkan uang puluhan juta rupiah untuk XForce Hybrid. Pertama, pastikan Anda memahami skema perawatan baterai hybrid dalam jangka panjang, termasuk biaya penggantiannya yang tidak murah jika sudah melewati masa garansi.
Kedua, bandingkan langsung dengan kompetitor sekelasnya yang juga menawarkan teknologi serupa. Jangan hanya terpaku pada satu hasil tes, karena kebutuhan dan gaya berkendara setiap orang berbeda.
XForce Hybrid adalah pilihan tepat bagi Anda yang prioritas utamanya adalah penghematan bahan bakar tanpa ingin mengorbankan kepraktisan SUV. Hasil uji Jakarta-Bali adalah bukti nyata yang sulit dibantah.
Namun, jika kebutuhan Anda lebih banyak di dalam kota dengan jarak tempuh pendek, selisih konsumsi bahan bakar dengan varian bensin biasa mungkin tidak terlalu signifikan untuk menutup selisih harga beli yang lebih tinggi. Lakukan test drive dengan rute yang mewakili aktivitas harian Anda sebelum memutuskan. Jangan hanya mengandalkan klaim dari satu kali pengujian.