Bank Sultra Salurkan Kredit UMKM dan KUR Tembus Rp 1,4 Triliun, 51 Debitur Pertanian di 8 Kabupaten Terima Pembiayaan Alsintan

Penulis: Vicky Prasetya  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:54:01 WIB
Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar meninjau kesiapan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang dibiayai melalui program pembiayaan khusus di Sulawesi Tenggara.

KENDARI — Bank Sultra tidak hanya membanjiri sektor usaha kecil. Perusahaan daerah ini juga mengucurkan pembiayaan khusus untuk alat dan mesin pertanian (Alsintan) senilai Rp 24,80 miliar yang menyasar 51 debitur di delapan kabupaten. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor riil, dari pedagang pasar hingga petani di pelosok, menjadi prioritas utama pembiayaan.

Akumulasi penyaluran kredit UMKM dan KUR yang menembus angka Rp 1,4 triliun tersebut merupakan buah dari akselerasi internal yang agresif. Bank Sultra baru saja memekarkan struktur organisasi dari satu divisi perkreditan menjadi tiga divisi utama. Restrukturisasi ini dirancang agar penyaluran kredit lebih fokus, terukur, dan menjangkau seluruh lini sektor perekonomian secara merata.

Pembiayaan Alsintan: Menyentuh Langsung Ketahanan Pangan

Perhatian khusus diberikan pada sektor pertanian melalui kerja sama dengan mitra penyedia Alsintan. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pembiayaan untuk traktor, mesin tanam, dan alat pengolah lahan lainnya telah tersebar di delapan kabupaten/wilayah di Sulawesi Tenggara. Dukungan ini diharapkan mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan produktivitas panen petani.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan bahwa capaian ini adalah wujud nyata visi perusahaan untuk memajukan daerah. Menurutnya, kehadiran bank tidak sekadar sebagai lembaga keuangan, melainkan sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

"Pencapaian penyaluran kredit UMKM dan KUR yang signifikan ini, serta dukungan nyata kami pada sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan ke pelosok daerah, adalah bukti konkret dari komitmen Bank Sultra. Kami tidak hanya sekadar hadir sebagai lembaga perbankan, melainkan kami berambisi penuh untuk menjadi motor penggerak utama perekonomian di Sulawesi Tenggara," ujar Andri.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal potensi ekonomi di Sultra, mulai dari pelaku UMKM hingga para petani, memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya saing bersama Bank Sultra," tambahnya.

Pendampingan UMKM: Target Naik Kelas

Penyaluran modal bukan satu-satunya fokus. Bank Sultra menggandeng pemerintah daerah dan instansi pembina untuk memberikan pendampingan serta pembinaan berkelanjutan. Program ini menyasar peningkatan kapasitas manajerial, literasi keuangan, dan daya saing produk agar UMKM lokal mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Dengan struktur organisasi baru dan strategi pembiayaan yang menyentuh sektor produktif, Bank Sultra mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung pembangunan. Roda ekonomi kerakyatan diharapkan terus berputar, mendorong pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: radarkendari.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top