SULAWESI TENGGARA — Google mengonfirmasi perluasan ekosistem aplikasi terhubung untuk asisten AI Gemini. Dalam pengumuman resminya, perusahaan menyebut gelombang baru integrasi ini akan mencakup 13 aplikasi yang tersebar di berbagai kategori, mulai dari produktivitas, hiburan, hingga layanan lokal. Peluncuran dijadwalkan berlangsung "selama beberapa pekan ke depan" secara bertahap.
Kabar ini menjadi angin segar bagi pengguna yang selama ini mengandalkan Gemini sebagai pusat kendali aktivitas digital. Dengan integrasi yang lebih luas, asisten AI tersebut bisa menjembatani berbagai kebutuhan tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.
Daftar aplikasi baru yang akan mendukung Gemini mencakup layanan yang cukup beragam. Dari sisi produktivitas, ada Granola dan Otter.ai yang dikenal sebagai alat bantu pencatatan rapat berbasis AI, serta Wix untuk kebutuhan pembuatan situs web.
Untuk kategori hiburan dan pemesanan tiket, Gemini akan terhubung dengan Fever, GetYourGuide, Ticketmaster, dan OpenTable. Khusus untuk OpenTable, pengguna di Amerika Serikat sudah bisa menikmati integrasi ini sebelumnya, sementara penambahan terbaru adalah dukungan untuk pengguna di Inggris.
Layanan musik turut masuk daftar melalui kehadiran iHeartRadio dan Pandora. Sementara itu, kategori layanan lokal dan kesehatan diisi oleh Angi, Thumbtack, dan Zocdoc. Ada pula Localiza, perusahaan penyewaan kendaraan asal Brasil.
Penambahan ini melengkapi daftar aplikasi terhubung Gemini yang sudah ada sebelumnya, seperti Canva, GitHub, Google Home, Instacart, dan WhatsApp. Dengan bertambahnya koneksi, pengguna bisa melakukan lebih banyak hal langsung dari antarmuka Gemini, misalnya mencari dan memesan tiket konser melalui Ticketmaster atau menjadwalkan janji temu dokter via Zocdoc.
Bagi pengguna di Indonesia, perlu dicatat bahwa sebagian besar aplikasi dalam daftar ini mungkin belum beroperasi penuh di pasar lokal. Namun, perluasan ini tetap menjadi sinyal bahwa Google serius memperkuat posisi Gemini sebagai asisten AI yang terintegrasi dengan layanan pihak ketiga.
Langkah ini juga menjadi bagian dari agenda besar Google untuk meningkatkan adopsi Gemini. Sebelumnya, perusahaan mengumumkan bahwa aplikasi Gemini telah menembus 1 miliar pengguna bulanan. Perluasan integrasi aplikasi terhubung menjadi salah satu cara untuk mempertahankan momentum tersebut.
Pembaruan ini menyusul berbagai pengembangan lain di ekosistem Gemini, termasuk peluncuran overlay baru untuk Wear OS di perangkat Pixel Watch dan penambahan tombol akses cepat Gemini di bilah navigasi browser Chrome versi Android.