KENDARI — Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memastikan arah pembangunan kota ke depan tidak hanya berfokus pada proyek fisik di pusat kota. Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari, Jumat (14/8/2026), ia menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan lewat kebijakan yang berpihak pada warga di wilayah pesisir dan gang-gang sempit.
“Adil berarti setiap kebijakan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga tanpa terkecuali,” kata Siska dalam sambutannya.
Siska menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa diukur semata dari laju pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, indikator kemakmuran juga harus mencakup peningkatan kualitas hidup keluarga, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga ketersediaan ruang publik yang layak.
“Makmur adalah ketika pertumbuhan ekonomi selaras dengan peningkatan kualitas hidup keluarga,” ujarnya.
Di hadapan pimpinan dan anggota dewan, Siska juga menyoroti pentingnya kemandirian daerah. Ia mendorong pengelolaan potensi lokal secara bijak, terutama kawasan pesisir dan sektor ekonomi kreatif yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan demi kemajuan Kota Kendari.
“Bagi kita di Kendari, berdaulat berarti mandiri dalam potensi daerah,” ungkapnya.
Pembangunan yang transparan dan tepat sasaran, lanjut Siska, membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan DPRD. Kerja sama antarlembaga diperlukan agar setiap kebijakan yang diambil berjalan efektif dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Kerja sama yang saling menguatkan, melengkapi, dan mengawasi secara objektif adalah kunci,” tegasnya.
Selain sinergi antarlembaga, partisipasi masyarakat disebutnya sebagai elemen krusial. Siska menekankan pentingnya hubungan yang humanis antara pemerintah dan warga agar pembangunan benar-benar berdampak.
“Pembangunan Kota Kendari tidak akan berdampak tanpa partisipasi masyarakat,” katanya.
Siska berharap pemerataan menjadi pijakan utama arah pembangunan Kota Kendari ke depan. Ia ingin pertumbuhan kota tidak hanya terlihat dari menjulangnya bangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.