SULAWESI TENGGARA — Program Tebus Murah Pertamina menghadirkan manfaat ganda. Pembeli mendapatkan sembako murah, sekaligus meringankan beban korban gempa di NTT.
Setiap paket senilai Rp100 ribu berisi beras, gula, minyak goreng, dan sarden. Pertamina menegaskan, seluruh hasil penjualan paket tersebut disumbangkan untuk membantu pemulihan warga NTT.
Dengan demikian, setiap transaksi selama dua hari pelaksanaan berkontribusi langsung pada upaya kemanusiaan.
Program ini berlangsung serentak pada 16–17 Agustus 2026. Pertamina menyebar pelaksanaannya di sembilan wilayah operasional.
Rincian lokasi titik penjualan tidak disebutkan secara spesifik dalam rilis resmi. Namun, lokasi mencakup area kerja Pertamina di berbagai daerah di Indonesia.
Masyarakat di wilayah tersebut dapat mendatangi lokasi yang telah ditentukan untuk membeli paket.
Skema tebus murah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pertamina. Perusahaan memilih skema yang melibatkan partisipasi masyarakat luas, alih-alih sekadar menyumbang dalam bentuk barang.
Dengan membeli paket sembako, masyarakat secara tidak langsung menjadi donatur. Pertamina bertindak sebagai fasilitator yang menjembatani kebutuhan warga akan bahan pokok murah dengan kebutuhan mendesak para korban gempa di NTT.
Langkah ini juga menjadi cara Pertamina menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Bantuan untuk korban bencana tetap tersalurkan secara transparan melalui mekanisme penjualan resmi.
Kesempatan berpartisipasi terbuka selama dua hari sesuai jadwal yang ditetapkan. Jumlah paket yang disiapkan terbatas, yakni 8.100 unit. Masyarakat diimbau segera mengunjungi titik penjualan terdekat.