Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kampung Nelayan Konawe, Target 1.269 Titik Rampung Akhir 2026

Penulis: Vicky Prasetya  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:32:31 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memimpin upacara HUT ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya, Konawe, Senin (17/8/2026).

KONAWE — Untuk pertama kalinya dalam sejarah desa, upacara kemerdekaan digelar di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Kecamatan Soropia. Ribuan nelayan dan warga pesisir mengikuti jalannya upacara yang dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Senin (17/8/2026).

Kehadiran menteri di tengah permukiman nelayan ini bukan sekadar seremoni. Trenggono menegaskan bahwa program KNMP merupakan jawaban atas kesenjangan pembangunan yang masih dirasakan masyarakat pesisir.

"Setelah 81 tahun merdeka, masih terdapat nelayan yang belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan," ujar Trenggono usai upacara.

Fasilitas Lengkap Telah Beroperasi di Sorue Jaya

KNMP Sorue Jaya menjadi salah satu dari 100 titik tahap pertama yang rampung dibangun. Pemerintah menargetkan total 1.269 titik selesai pada akhir 2026 untuk diresmikan Presiden Prabowo Subianto, sebagai bagian dari rencana besar pembangunan 5.000 titik KNMP nasional.

Fasilitas yang sudah berdiri di kawasan ini meliputi cold storage untuk menjaga kualitas ikan, pabrik es portabel, SPBU Nelayan (SPBN), shelter pendaratan ikan, dermaga, serta area kuliner untuk mendukung usaha warga.

8 Ton Ikan Berhasil Dikirim ke Luar Daerah

Meski masih tahap uji coba, dampak ekonomi sudah mulai terasa. Sebanyak 8 ton ikan hasil tangkapan nelayan Sorue Jaya telah dikirim ke luar daerah dengan kualitas yang disebut memenuhi standar ekspor. Keberadaan rantai dingin terbukti membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi nelayan setempat.

"Kita ingin kampung-kampung nelayan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir," pungkas Trenggono.

Pengelolaan Diserahkan ke Koperasi Desa

Seluruh sarana yang telah rampung nantinya akan diserahterimakan kepada pihak desa. Pengelolaannya akan dikembangkan sebagai unit usaha di bawah Koperasi Desa Merah Putih, sementara pemerintah daerah berencana memadukan kawasan ini dengan program penataan permukiman nelayan di sekitarnya.

Program KNMP sendiri merupakan satu dari lima prioritas KKP, di samping budi daya ikan tematik berbasis desa, revitalisasi budidaya Pantura Jawa, pembangunan tambak udang terintegrasi, modernisasi kapal perikanan, serta pengembangan kawasan sentra industri garam nasional.

UMKM Lokal Ikut Semarakkan HUT RI

Dalam rangkaian acara, KKP menghadirkan 15 hingga 20 pelaku UMKM perikanan dalam bazar produk kelautan. Beragam olahan seperti bakso ikan dan kuliner laut lainnya dipamerkan di kawasan KNMP.

Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP KKP Erwin Dwiyana mengatakan pelibatan UMKM lokal bertujuan mendorong pemberdayaan ekonomi jangka panjang masyarakat pesisir. KKP juga menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan layanan konsultasi dan edukasi literasi keuangan, serta Perum Bulog dalam gerakan stabilisasi pangan.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: persadakita.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top