Bupati Konawe Pakai Kostum Pangeran Diponegoro di Resepsi HUT ke-81 RI, Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Penulis: Udin Syamsul  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:04:01 WIB
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., mengenakan kostum Pangeran Diponegoro saat menghadiri resepsi kenegaraan HUT ke-81 RI di Kabupaten Konawe.

KONAWE — Suasana berbeda menyelimuti malam resepsi kenegaraan peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Konawe. Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., hadir dengan balutan kostum Pangeran Diponegoro yang dijahit pada sore hari, tepatnya pukul 15.00 WITA.

Kostum tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Yusran menyebut sosok Pangeran Diponegoro adalah simbol kegigihan dan nasionalisme yang relevan dengan tema perjuangan kemerdekaan.

"Ini idenya dari kegigihan Pangeran Diponegoro yang berjuang menurut sejarah tahun 1825 sampai 1830. Ini semangat karena temanya perjuangan," ujarnya diselingi canda yang menghangatkan suasana.

Momentum Syukur dan Penghargaan untuk Paskibraka

Mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", Yusran menegaskan bahwa malam resepsi bukan sekadar penutup rangkaian acara 17 Agustus. Menurutnya, malam itu adalah ruang kebersamaan untuk mensyukuri kemerdekaan dan mengenang jasa para pahlawan.

Apresiasi khusus disampaikan kepada seluruh panitia pelaksana dan orang tua Paskibraka atas dukungan yang diberikan. "Alhamdulillah lega bapak-bapak ibu-ibu dengan suksesnya mulai dari pengibaran bendera sampai penurunan bendera," katanya.

Penghargaan juga ditujukan kepada para Paskibraka Kabupaten Konawe yang dinilai sukses menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dengan penuh semangat.

Visi Pembangunan: Konawe yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Di hadapan para tamu undangan, Yusran mengaitkan tema HUT ke-81 RI dengan visi pembangunan daerah, yaitu 'Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan'. Semangat ini ia sebut digerakkan melalui jargon Konawe Bersahaja.

Ia memaparkan bahwa pembangunan yang dilaksanakan harus mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, ketahanan pangan, ekonomi masyarakat dan desa, pemerataan infrastruktur, tata kelola pemerintahan yang baik, serta kelestarian lingkungan.

Yusran mengakui tantangan pembangunan semakin kompleks, mulai dari perubahan ekonomi dunia, perkembangan teknologi, perubahan iklim, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. Namun ia optimistis Kabupaten Konawe mampu menghadapinya.

"Selama kita mampu menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok, Kabupaten Konawe akan mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut dengan baik," tegasnya.

Pesan untuk Generasi Muda dan Agenda ke Depan

Pada kesempatan itu, penghormatan setinggi-tingginya disampaikan kepada para perintis kemerdekaan, veteran, purnawirawan, wredatama, warakawuri, serta keluarga besar pejuang. Ia menekankan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah buah dari keberanian dan pengorbanan generasi terdahulu.

Nilai-nilai luhur seperti cinta tanah air, disiplin, kejujuran, keberanian, persatuan, dan gotong royong dinilai penting untuk diwariskan kepada generasi muda. Hal ini agar mereka mampu menghadapi masa depan tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Yusran juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat optimisme dan kebersamaan. "Mari kita jaga stabilitas daerah, kita pelihara kerukunan, kita tingkatkan kepedulian sosial, dan kita lanjutkan pembangunan dengan penuh tanggung jawab," ajaknya.

Di akhir sambutannya, ia mengumumkan agenda kemah eksekutif dan pembersihan pantai yang akan digelar pada 28 Agustus 2026 di daerah pesisir, Kecamatan Kapoiala.

Malam resepsi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Acara dimeriahkan dengan penampilan menyanyi dari jajaran Forkopimda Kabupaten Konawe, dimulai dari Ketua DPRD, Kapolres Konawe, Kajari Konawe, Sekda Konawe, Danramil Unaaha, dan ditutup dengan penampilan Bupati Konawe.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: persadakita.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top