SULAWESI TENGGARA — British Film Institute (BFI) resmi mengumumkan perluasan program BFI Film Academy lewat peluncuran 12 hub baru yang tersebar di berbagai wilayah Inggris Raya. Inisiatif ini dirancang untuk menjaring talenta muda usia 16-25 tahun dari berbagai latar belakang, dengan penekanan pada pemerataan kesempatan di industri layar lebar.
Alih-alih terpusat di London, BFI memilih model desentralisasi dengan menunjuk 12 organisasi lokal sebagai pengelola hub. Beberapa nama besar yang terlibat antara lain Tyneside Cinema untuk wilayah North East, HOME Manchester untuk North West, serta Watershed Bristol untuk South West. Sementara itu, wilayah London akan diampu oleh CTVC, dan Skotlandia oleh Screen Education Edinburgh.
Lembaga lainnya yang turut serta adalah Broadway Nottingham (East Midlands), 104 Projects CIC (East of England), Screen South (South East), Rural Media Charity (West Midlands), Showroom Cinema (Yorkshire and The Humber), Nerve Centre (Northern Ireland), dan Screen Alliance Wales (Wales).
Setiap hub akan berkolaborasi dengan sekolah, klub remaja, perguruan tinggi, dan komunitas setempat untuk menyelenggarakan kegiatan sepanjang tahun. Program ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis produksi, tetapi juga kemampuan transferable, bimbingan karier, serta akses jaringan profesional.
Kurasi kursus pengantar akan menekankan pada peran di belakang layar (below-the-line), seperti produksi, warisan perfilman (screen heritage), distribusi, dan ekshibisi. Sepanjang tahun, peserta juga bisa mengikuti networking events dan masterclass, dengan dukungan seorang Alumni Manager khusus di tiap hub.
Zakiya Bale, Head of BFI Film Academy Programmes, menyatakan bahwa program yang disegarkan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang bergerak cepat. "BFI Film Academy Hubs akan memungkinkan anak muda dari seluruh Inggris untuk mengeksplorasi jalur karier dan mengembangkan keterampilan yang paling dibutuhkan sektor ini, apa pun latar belakang dan asal mereka," ujarnya.
Pernyataan senada datang dari Ian Murray, Menteri Negara untuk DCMS. Ia menekankan bahwa industri film Inggris membutuhkan tenaga kerja yang mencerminkan keberagaman masyarakatnya. "Bakat ada di mana-mana, tetapi kesempatan tidak. Hub ini akan membantu menutup kesenjangan itu dan membangun tenaga kerja yang terampil untuk masa depan industri film kita," jelas Murray.
Ekspansi BFI Film Academy ini didukung oleh peningkatan investasi dari Pemerintah Inggris, pendanaan dari BFI National Lottery Good Cause, serta kontribusi dari Northern Ireland Screen, Screen Scotland, dan Pemerintah Wales. Model baru ini akan berjalan untuk periode 2026-2029.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya BFI memperkuat ekosistem film Inggris dari akar rumput, memastikan talenta di luar ibu kota mendapat panggung yang setara untuk berkarya.