YOGYAKARTA — Perjalanan menuju Coinfest Asia 2026 dimulai jauh sebelum festival dibuka. Enam puluh peserta dari komunitas kripto bertolak dari Yogyakarta ke Bali dengan bus, menempuh rute darat yang memakan waktu sekitar 15 jam.
Program Community Bus yang digagas FLOQ ini tak sekadar transportasi. Sepanjang perjalanan, peserta disuguhi kuis berhadiah voucher aset kripto senilai jutaan rupiah dan merchandise eksklusif. Suasana di dalam bus berubah menjadi ruang diskusi informal tentang perkembangan aset digital.
Andi Nurhana Manthovani, salah satu peserta perempuan, mengaku baru pertama kali mengikuti program semacam ini. Menurutnya, perjalanan panjang justru menjadi nilai tambah sebelum menghadiri festival.
"Ini pertama kali saya ikut program seperti ini. Menurut saya menarik karena perjalanan ke Bali bukan hanya sekadar perjalanan, tetapi juga bisa menjadi kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman komunitas dan berbagi pengalaman selama di perjalanan," kata Hana, sapaan akrabnya.
Ia berharap inisiatif serupa terus berlanjut agar lebih banyak anggota komunitas mendapat kesempatan hadir langsung di forum industri.
"Harapannya program seperti ini bisa terus ada dan pesertanya semakin banyak. Selain bisa ikut meramaikan Coinfest, kami juga bisa mendapatkan insight baru, bertemu dengan pelaku industri, dan membawa pengalaman tersebut kembali ke komunitas," ujar Hana.
CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menegaskan keterlibatan komunitas menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya ekosistem aset digital di Indonesia. Kehadiran mereka di forum internasional membuka akses belajar dan membangun koneksi dengan pelaku industri global.
"Bagi kami, Community Bus bukan hanya soal membawa peserta dari Yogyakarta ke Bali. Kami ingin menciptakan pengalaman bersama bagi komunitas, mulai dari perjalanan, aktivitas di dalam bus, sampai ketika mereka bertemu langsung dengan pelaku industri di Coinfest Asia," kata Yudho.
Menurutnya, mempertemukan komunitas dengan para pemain industri menjadi alasan utama FLOQ membawa puluhan peserta menyeberang ke Pulau Dewata.
"Kami berharap teman-teman komunitas tidak hanya datang dan menjadi penonton, tetapi juga bisa mendapatkan pengetahuan, membangun relasi, dan melihat lebih dekat bagaimana industri aset digital terus berkembang," ujar Yudho.
Coinfest Asia 2026 berlangsung di Melasti Beach, Bali, dan mempertemukan institusi, builder, trader, hingga tokoh industri kripto global. Ajang ini dirancang fokus pada edukasi dan pengembangan industri, dengan partisipasi terbatas bagi tamu undangan dan peserta terdaftar.
Sejumlah agenda menyoroti peluang ekspansi pasar Asia, sejalan dengan posisi kawasan ini sebagai salah satu episentrum pertumbuhan aset digital. Keterlibatan FLOQ tidak berhenti pada Community Bus—platform tersebut juga tercatat sebagai sponsor resmi gelaran.
Enam puluh peserta yang berangkat dari Yogyakarta itu kini menjadi bagian dari cerita komunitas Indonesia yang ikut meramaikan panggung kripto Asia Tenggara. Perjalanan 15 jam yang mereka tempuh bukan sekadar jarak, melainkan ruang untuk memperkuat jejaring sebelum bertemu ribuan pelaku industri di Bali.