Sebanyak 150 pelajar SMA/SMK dari 32 sekolah se-Sulawesi Tenggara mengikuti kompetisi bahasa Inggris "Maxim Quiz: English Brain" yang digelar perdana oleh Maxim di Main Atrium Lippo Plaza Kendari. Ajang ini didukung Balai Bahasa Sulawesi Tenggara dan menjadi kota ke-11 dalam rangkaian kompetisi edukasi Maxim di Indonesia.
KENDARI — Kompetisi bahasa Inggris bertajuk Maxim Quiz: English Brain resmi digelar di Main Atrium Lippo Plaza Kendari, Jumat (21/8). Sebanyak 32 sekolah SMA/SMK sederajat dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara ambil bagian dalam ajang yang memanfaatkan teknologi sebagai metode ujian.
Kegiatan ini menjadi pengalaman pertama bagi Maxim di Kendari setelah sebelumnya sukses digelar di sepuluh kota lain, mulai dari Jakarta, Denpasar, Palembang, hingga Medan.
Berbeda dari lomba bahasa Inggris konvensional, kompetisi ini menguji kemampuan peserta melalui rangkaian soal yang disajikan secara interaktif. Pendekatan tersebut dirancang untuk mengasah kecepatan berpikir, ketelitian, dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.
Head of Subdivision Maxim Kendari, Khairul Rasyid Hidayat, mengatakan pemanfaatan teknologi dalam lomba diharapkan memberi pengalaman belajar yang lebih dinamis. "Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan membangun kepercayaan diri agar mampu mengikuti perkembangan zaman," ujarnya.
Lomba ini juga mendapat dukungan penuh dari Balai Bahasa Sulawesi Tenggara. Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tenggara, Dewi Pridayanti, menilai kegiatan tersebut menjadi wadah positif bagi pelajar untuk berkembang dalam suasana kompetitif.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris," kata Dewi.
Selain piagam penghargaan dan medali, tiga pemenang utama mendapatkan total saldo perjalanan Maxim senilai Rp 2,7 juta. Juara pertama membawa pulang saldo Rp 1,2 juta, disusul juara kedua Rp 900 ribu, dan juara ketiga Rp 600 ribu.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri perwakilan Sat Lantas Polresta Kendari, Jasa Raharja Sultra, serta Ketua TP PKK Kota Kendari, Shintya Putri Anawula. Maxim berharap program edukatif ini mampu mendorong pengembangan potensi generasi muda, khususnya dalam penguasaan bahasa asing dan kepercayaan diri pelajar di era global.