KONAWE — Dinas Perikanan Kabupaten Konawe menggandeng perbankan daerah untuk memperkuat permodalan kelompok usaha wanita nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sore Jaya. Langkah ini menyusul keberhasilan kawasan tersebut mengirimkan 8 ton ikan kualitas ekspor ke luar kota pada Agustus 2026.
Pelatihan peningkatan kapasitas usaha ini melibatkan Kelompok Nelayan, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, serta perwakilan Bank Sultra dan Bank Bahteramas. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Konawe, Sahruddin, S.Pi, M.Si, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang berlangsung Senin (24/8/2026) itu.
Sahruddin memaparkan empat fungsi manajemen—planning, organizing, actuating, dan controlling—sebagai fondasi pengelolaan usaha. Ia menegaskan bahwa komponen pakan menyumbang 60 persen dari total biaya operasional budidaya perikanan.
"Efisiensi manajemen pakan menjadi kunci utama kelangsungan profitabilitas usaha," tegasnya di hadapan para peserta.
Para peserta juga didorong menerapkan standar produksi melalui Good Aquaculture Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP). Sahruddin mengingatkan bahwa produk perikanan bersifat highly perishable atau mudah rusak, sehingga penanganan cepat melalui sistem rantai dingin (cold chain) dan logistik terintegrasi menjadi keharusan.
Peran perbankan turut mewarnai agenda pelatihan. Perwakilan Bank Sultra dan Bank Bahteramas memaparkan skema kredit usaha dan fasilitas pembiayaan bagi kelompok nelayan untuk mengatasi kendala modal kerja.
Pembiayaan ini diarahkan untuk mendukung investasi infrastruktur budidaya dan rantai dingin di kawasan pesisir Soropia. Para peserta menyambut antusias program yang mengusung pendekatan ekonomi biru (blue economy) ini.
Materi pelatihan mencakup biosekuritas, pengendalian mutu, serta mitigasi risiko wabah dan lingkungan melalui sertifikasi GAP dan pemantauan kualitas air secara berkala.
Pelatihan ini menjadi komitmen Dinas Perikanan Kabupaten Konawe dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya wanita nelayan, guna menciptakan ekosistem usaha perikanan yang profesional dan berkelanjutan.
Program ini sejalan dengan Visi-Misi dan program prioritas Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST dan Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim, SE MSi menuju Konawe Bersahaja. Sebelumnya, KNMP Sore Jaya telah mencatatkan pengiriman perdana 8 ton ikan kualitas ekspor ke luar kota pada Agustus 2026, menandai potensi besar kawasan pesisir Soropia sebagai sentra produksi perikanan unggulan.