SULAWESI TENGGARA — Peluncuran ini menandai babak baru bagi keluarga R-Series Yamaha. YZF-R2 hadir dengan klaim bobot lebih ringan 2,8 kg dibandingkan R15, yakni 149 kg, namun tetap mengusung sasis diamond berbahan baja high-tensile yang dikembangkan khusus untuk menjaga rigiditas ala supersport.
Pabrikan asal Jepang itu menyebut motor ini mengusung perangkat elektronik yang lazim ditemukan pada motor R dengan kubikasi lebih besar. Yamaha Riding Control menjadi fitur andalan dengan tiga mode berkendara standar: Street, Sport, dan Rain. Pengendara juga bisa meracik mode Custom sendiri melalui pengaturan respons throttle, tingkat intervensi kontrol traksi, hingga sensitivitas quickshifter.
Jantung pacu YZF-R2 menggunakan mesin satu silinder 204 cc berpendingin cairan, empat katup, dan DOHC. Tenaga puncaknya mencapai 26,5 PS pada 10.000 rpm, dengan torsi maksimum 19,1 Nm yang tersedia di 8.000 rpm.
Yamaha turut memperbarui sistem airbox dan knalpot pada motor ini. Hasilnya, suara buang yang dihasilkan diklaim lebih khas motor sport. Untuk urusan kaki-kaki, motor ini sudah memakai suspensi depan upside down (USD), swingarm aluminium die-cast, serta lampu LED penuh.
Panel instrumennya berupa layar TFT berwarna 5 inci yang sudah mendukung navigasi turn-by-turn dan konektivitas Yamaha Y-Connect. Kelengkapan ini membuat posisi R2 makin jelas sebagai jembatan antara R15 dan R3.
Yamaha memasarkan YZF-R2 dalam tiga level trim dengan rentang harga 230.500 rupee hingga 253.000 rupee. Jika dikonversi, banderolnya berkisar Rp 42,8 juta sampai Rp 47 juta.
Dengan kubikasi 204 cc, YZF-R2 mengisi celah pasar yang selama ini kosong di lini sport fairing Yamaha. R15 yang menggunakan mesin 155 cc tetap menjadi entry point, sementara R3 dengan 321 cc berada di level lebih tinggi.
Kehadiran mesin baru ini juga menjadi sinyal bahwa Yamaha serius membangun segmen motor sport berkapasitas menengah kecil. Belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan R2 masuk ke Indonesia, tetapi peluncuran di India biasanya menjadi indikasi awal ketersediaan untuk pasar Asia Tenggara.