2.806 PPPK Konawe Selesai Orientasi 5 Pekan, Bupati Sampaikan Empat Pesan dan Usul Metode Baru

Penulis: Sofyan Basri  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 18:32:12 WIB
Bupati Konawe Yusran Akbar menutup orientasi 2.806 PPPK di Unaaha.

UNAAHA — Orientasi yang diikuti tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis ini menjadi fase akhir sebelum mereka bertugas di instansi masing-masing. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konawe, Erjuna Rasdjan, beserta jajaran, hadir dalam penutupan itu, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Robin Hermansyah, Kasatpol PP, Kabag Protokol, dan Wakil Ketua I DPRD Nuryadin Tobili.

Bupati Yusran Akbar menyebut PPPK sebagai bagian utama dari inti penggerak pembangunan daerah. Tanpa keberadaan mereka, kerja kepala seksi, kepala bidang, hingga kepala dinas tidak akan berjalan optimal.

“PPPK adalah bagian utama dari inti penggerak pembangunan dan aparatur sipil negara. Tanpa mereka, kepala seksi, kepala bidang dan kepala dinas tidak bisa bekerja,” ujar Yusran di hadapan para peserta.

Empat Pesan Bupati untuk 2.806 PPPK

Mengusung visi “Konawe Bersahaja: Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan”, Bupati menitipkan empat pesan kepada seluruh peserta. Pesan pertama, menjaga semangat melayani masyarakat dengan ramah, responsif, dan tanpa pilih kasih. Kedua, menjunjung tinggi netralitas dan disiplin sebagai abdi negara.

Berikutnya, Bupati meminta para PPPK terus belajar dan berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Terakhir, menjaga solidaritas dan kolaborasi sebagai satu tim besar untuk menyukseskan program pembangunan di Konawe.

Usulan Ubah Metode Orientasi: Cegah Konflik Rumah Tangga

Di luar pesan pengabdian, Bupati juga menyoroti aspek teknis penyelenggaraan orientasi ke depan. Ia mengusulkan perubahan metode agar kegiatan cukup dilaksanakan dari pagi hingga sore hari, lalu peserta dipersilakan pulang dan kembali keesokan harinya.

Usulan ini muncul untuk menghindari potensi masalah pribadi yang kerap muncul akibat menginap bersama, seperti konflik rumah tangga hingga perceraian. Dengan metode baru, peserta tidak lagi diwajibkan menetap di lokasi orientasi.

Pemda Berkomitmen Lakukan Pembinaan Karir

Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya melakukan pembinaan karir berkelanjutan dan pengembangan potensi bagi para PPPK. Orientasi yang baru selesai dinilai sebagai langkah awal pembekalan sebelum mereka terjun penuh ke tugas masing-masing.

Dengan selesainya orientasi, para PPPK kini resmi memulai pengabdian di lingkungan Pemkab Konawe. Seluruh rangkaian pembekalan selama lima pekan diharapkan menjadi modal kuat bagi mereka dalam melayani masyarakat.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: persadakita.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top