BAUBAU — Komunitas Keluarga Domino Unggul Imam Bonjol (GARDU IMBOL) Kota Baubau menargetkan 64 pasangan peserta untuk bersaing dalam turnamen yang akan digelar selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 5–6 September 2026. Peserta tidak hanya datang dari Kota Baubau, tetapi juga ditargetkan dari Kabupaten Muna, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Tengah, dan Kabupaten Buton Selatan.
Turnamen ini sengaja digelar sebagai bentuk apresiasi atas ditetapkannya domino sebagai salah satu cabang olahraga. Panitia menegaskan kegiatan ini merupakan ajang resmi yang diharapkan mampu memutus asosiasi domino dengan perjudian yang selama ini melekat di masyarakat.
"Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi wadah penyaluran hobi masyarakat dan mengubah citra domino menjadi olahraga intelektual yang mengedepankan strategi, konsentrasi dan kerja sama," ujar Mamnun Laidu, inisiator sekaligus Dewan Penasihat Tournament GARDU IMBOL 2026.
Awalnya, turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Agustus 2026. Namun panitia terpaksa mengundur pelaksanaannya selama satu pekan.
Mamnun menjelaskan, penundaan tersebut murni disebabkan kendala teknis yang dihadapi panitia di lapangan. Keputusan ini diambil agar persiapan perlombaan bisa matang dan peserta mendapat pelayanan terbaik saat hari pelaksanaan nanti.
Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. Panitia menilai permainan domino mampu mengasah kemampuan kognitif dan daya pikir pemainnya.
Kegiatan ini juga dinilai dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga sekaligus menggerakkan perekonomian lokal. Kedatangan peserta dari luar daerah diperkirakan akan memutar roda usaha mikro di sekitar lokasi pertandingan, mulai dari kuliner hingga akomodasi.
"Tournament seyogyanya dilaksanakan pada 29–30 Agustus lalu. Namun karena ada kendala teknis, sehingga pelaksanaannya kami undur satu minggu, yakni pada 5–6 September 2026," ungkapnya.
Panitia berharap Pemerintah Kota Baubau dan seluruh lapisan masyarakat turut mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen ini. Dukungan tersebut dinilai penting agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
"Kami sangat mengharapkan peran serta dan dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Baubau guna menyukseskan kegiatan ini. Semoga tournament dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkas Mamnun.