SULAWESI TENGGARA — Kemenangan itu diukir lewat dua set tie-break yang ketat. Osaka menang 7-6(6) dan 7-6(3) atas Anastasia Zakharova pada laga yang berlangsung Senin malam waktu setempat. Ia tampil dengan atasan sporty dan rok tulle yang mengembang, paduan yang jarang terlihat di lapangan tenis.
Busana itu merupakan hasil kerja sama dengan fashion stylist Law Roach. Nike mengusung tema basket pada koleksi US Open tahun ini, dan Osaka menerjemahkannya dengan cara yang personal.
"Nike bilang basket, jadi saya bilang, saya akan membawa (nuansa) basket," kata Osaka seusai laga, seperti diberitakan NY Times.
Salah satu elemen paling mencolok adalah sweatshirt berbahan French terry dari jenama Who Decides War. Pakaian itu dihiasi potongan berita yang mengulas perjalanan karier Osaka.
Untuk memperkuat nuansa Iverson, Osaka menata rambutnya dalam gaya cornrows. Ia juga memakai sweatband di kepala, pelindung lengan, dan headband—semua elemen yang identik dengan penampilan Iverson saat masih aktif bermain.
Osaka tidak memilih gaya itu secara sembarangan. Ia mengaku mengagumi Iverson sebagai sosok yang mengubah hubungan antara olahraga dan fashion.
"Dia adalah seorang pelopor. Saya juga sangat mengaguminya karena dia telah memberikan banyak pengaruh dalam fashion, entah itu memang disengaja atau tidak. Dia mengubah cara para pemain NBA berpakaian," ujar Osaka.
Menurut Osaka, percakapan tentang pakaian dalam olahraga adalah bagian dari ekspresi diri. "Saya juga merasa seluruh percakapan tentang pakaian dalam olahraga dan bagaimana seseorang mengekspresikan dirinya melalui gaya membuat saya sangat mengaguminya dalam hal itu," katanya.
Tema basket dari Nike juga terlihat pada penampilan juara bertahan tunggal putri Aryna Sabalenka. Ia mengenakan gaun jaring berwarna oranye terang.
Sementara itu, Carlos Alcaraz, juara bertahan tunggal putra, tampil dengan tank top yang potongannya menyerupai jersey basket.
Osaka memang konsisten menghadirkan busana bermakna di setiap Grand Slam. Australian Open 2026 ia tampil dengan busana terinspirasi ubur-ubur berwarna aqua. French Open memakai gaun perunggu berbentuk Menara Eiffel, dan Wimbledon dengan kimono putih berborder rumit.
Di US Open tahun ini, Osaka juga melakukan sesi pemotretan dengan berbagai busana bernuansa nostalgia era 1990-an dan awal 2000-an. Ia sempat mengenakan gaun Dolce & Gabbana yang ditata oleh Law Roach.
Saat menghadiri konferensi pers sebelum turnamen, ia memakai topi US Open dari tahun 1997, yang ia beli dari eBay. Ia juga mengenakan kaus bergambar Allen Iverson.
Membangun konsep busana bukan hal singkat bagi Osaka. Ia menghabiskan waktu panjang, bahkan membiayai sendiri sejumlah pakaian agar sesuai dengan visinya.
"Saya benar-benar melakukan hal-hal yang saya sukai. Saya merasa orang-orang bisa terhubung dengan itu, dan saya sangat senang serta bersyukur karena saya merasa banyak orang bisa melihat diri mereka sendiri dalam diri saya," kata Osaka.
Allen Iverson merespons penghormatan itu lewat media sosial. Ia menyampaikan rasa terhormat dan mengungkapkan kekagumannya kepada Osaka.
Bagi penggemar tenis yang mengikuti US Open 2026, gaya khas Osaka menjadi alasan tambahan untuk menonton lebih dari sekadar pertandingan.