KOLAKA — Dukungan terhadap Program Paket C itu menjadi bagian dari fokus pengembangan masyarakat yang dijalankan perusahaan di sekitar Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa. Peserta program memperoleh ijazah setara SMA yang diakui negara, bekal untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja.
Empat kecamatan yang menjadi wilayah pemberdayaan Vale Indonesia — Wundulako, Baula, Pomalaa, dan Tanggetada — menjadi sasaran utama program ini. Warga yang sebelumnya terkendala kondisi sosial, ekonomi, maupun keterbatasan akses pendidikan formal mendapat ruang untuk menyelesaikan jenjang menengah.
Head of External Relations Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, menyatakan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan melalui kontribusi di bidang pendidikan.
"Vale Indonesia berkomitmen tinggi terhadap keberlanjutan, dan salah satunya melalui kontribusi di bidang pendidikan. Melalui dukungan terhadap Program Paket C ini, kami membuka ruang kesetaraan bagi masyarakat sehingga mereka dapat menjadi sumber daya yang berkualitas, mampu membangun masa depan yang sejahtera, dan menjadi generasi yang mendukung pertumbuhan daerah serta bangsa yang lebih kuat," ujar Endra.
Pemerintah Kabupaten Kolaka menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan perusahaan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka, Haji Yusrin Jafar, menilai Vale Indonesia selama ini menunjukkan perhatian serius terhadap sektor pendidikan, mulai dari sarana dan prasarana hingga program peningkatan kapasitas masyarakat.
"Vale Indonesia selama ini menunjukkan perhatian nyata terhadap sektor pendidikan, baik melalui dukungan sarana dan prasarana maupun berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat. Kepedulian sosial Vale Indonesia luar biasa terhadap dunia pendidikan. Kami berharap kepedulian tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan demi kemajuan bersama," kata Yusrin.
Bagi sebagian penerima manfaat, ijazah Paket C menjadi kesempatan kedua yang sempat tertunda bertahun-tahun. Harudin (53), warga Kolaka Sabilambo, mengaku bersyukur akhirnya bisa mewujudkan keinginannya memiliki ijazah setara SMA.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Vale Indonesia. Insyaallah, ijazah ini akan saya gunakan untuk mencoba melamar pekerjaan," tutur Harudin.
Hal serupa disampaikan Nur Hidayatullah (22). Menurutnya, ijazah Paket C menjadi bekal penting untuk bersaing secara lebih setara di dunia kerja yang semakin kompetitif.
"Kami bangga memiliki ijazah Paket C ini karena memberikan kesempatan untuk mendaftar kerja setara dengan lulusan SMA," kata Nur Hidayatullah.
Pendidikan merupakan salah satu fokus Program Pengembangan Masyarakat Vale Indonesia. Selain pendidikan, perusahaan secara berkelanjutan menjalankan program pemberdayaan di bidang kesehatan, kemandirian ekonomi, lingkungan, serta sosial budaya.
PT Vale Indonesia Tbk berdiri sejak 1968 dengan nama PT INCO. Kini perusahaan merupakan anak usaha MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining, beroperasi berdasarkan Izin Usaha Pertambangan Khusus hingga 2035.
Perusahaan telah bertransformasi dari produksi nickel matte menuju portofolio yang lebih luas, termasuk bijih nikel dan mixed hydroxide precipitate (MHP). Lokasi pertambangan utama berada di Sorowako, Sulawesi Selatan, dengan kehadiran di Bahodopi, Sulawesi Tengah, dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara.