Tamalaki Wonua Konawe Genap 5 Tahun, Ketua dan Tokoh Adat Terima Tiga Gelar di Wawotobi

Penulis: Reza Maulana  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:01:01 WIB
Rombongan Tamalaki Wonua Konawe melaksanakan ziarah adat Mebubusi ke makam Raja Mokole Lakidende.

KONAWE — Rangkaian acara dimulai pukul 15.00 WITA dan dibuka oleh Kasat Binmas Polres Konawe. Dari titik itu, rombongan Tamalaki Wonua Konawe bergerak menuju makam Raja Mokole Lakidende untuk melaksanakan ziarah adat atau Mebubusi.

Prosesi berlanjut dengan Mombesara dan penganugerahan gelar adat oleh Majelis Kerajaan Laiwoi. Upacara itu dihadiri Raja Laiwoi XI, YPM H.R.H. Endry Irwan Tekaka Saosao.

Tiga Gelar Adat untuk Penerima Berbeda

Dalam prosesi bersama Kerajaan Laiwoi, gelar Anakia Ndonia Lipu i Konawe II dianugerahkan kepada penerima gelar adat dari kerajaan tersebut. Penyerahan berlangsung di hadapan kader dan tamu undangan yang memadati markas organisasi.

Di Markas Besar Tamalaki Wonua Konawe, giliran Kerajaan Konawe menganugerahkan gelar Anakia Ndamalaki Sara Wuta i Konawe kepada YPM Dr. H. Lukman Abunawas, SH, M.Si, MH. Gelar itu bermakna bangsawan kesatria penjaga adat di Tanah Konawe.

Gelar ketiga datang dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki, yakni Ananiawo Tamalaki Lipu Wuta i Konawe. Maknanya, generasi muda pemberani pembela negeri di Tanah Konawe.

Dasar Keputusan dan Mandat Penyerahan

Penganugerahan mengacu pada Surat Keputusan Nomor 152/KPTS/DPP/LAT/IX/2026. Penyerahan gelar dilaksanakan melalui mandat kepada Dr. Adrian Tawai, S.Sos, M.Si, selaku Wakil Ketua Umum I Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki.

Usai prosesi, acara dilanjutkan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas hari jadi organisasi dan gelar adat yang diberikan. Tradisi itu dikenal dalam kebiasaan masyarakat Tolaki sebagai Mobasa-basa Salama.

Penghargaan, Buku, dan Catatan Setahun

Sekretaris Umum DPP Lembaga Adat Tolaki, Dr. Basrim Melamba, S.Pd, BA, menyampaikan ucapan selamat atas milad Tamalaki Wonua Konawe. Ia juga menyerahkan buku berjudul Ta'awu kepada organisasi tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Tamalaki Wonua Konawe menerima piagam penghargaan dari Majelis Adat Indonesia, Relawan Tanggap Bencana Sulawesi Tenggara, dan Yayasan Angkatan Muda Bumi Anoa.

Agenda berikutnya adalah pembacaan laporan tahunan organisasi. Dalam laporan itu tercatat perolehan 16 penghargaan serta pelaksanaan 14 kali kegiatan pendidikan dasar atau pengaderan.

Organisasi juga memberikan sertifikat kepada kader-kader yang dinilai berprestasi selama satu tahun terakhir.

Harapan Ketua di Usia Kelima

Ketua Umum Tamalaki Wonua Konawe, Asrif Banasuru, menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses berkat kerja sama para kader.

"Semoga di usia yang kelima ini, Tamalaki Wonua Konawe semakin solid dalam menjaga dan melestarikan warisan leluhur suku Tolaki," harapnya.

Asrif berharap organisasi yang dipimpinnya semakin konsisten menjalankan peran menjaga adat, mempererat persaudaraan, dan melestarikan warisan leluhur suku Tolaki.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: hitsultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top