Finis Keenam Marquez di MotoGP Mandalika Dipuji Bos Ducati sebagai Aksi Jenius

Penulis: Sofyan Basri  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:50:30 WIB
Pembalap Ducati Marc Marquez finis keenam pada balapan utama MotoGP Mandalika 2026.

SULAWESI TENGGARA — Marc Marquez finis keenam di balapan utama MotoGP Mandalika 2026, hasil yang disebut bos Ducati Gigi Dall'Igna sebagai bukti kejeniusan pembalap Spanyol itu. Ducati memang sudah memperkirakan bakal kesulitan karena karakter Sirkuit Mandalika lebih menguntungkan Aprilia. Berkat kemenangan sprint race dan finis keenam itu, Ducati bertahan tanpa kehilangan jarak di klasemen kejuaraan.

Gigi Dall'Igna menyebut akhir pekan di Sirkuit Mandalika tetap memberi hasil positif bagi Ducati. Kemenangan Marquez pada sprint race Sabtu dan finis keenam pada balapan utama Minggu membuat pabrikan asal Italia itu menjaga posisinya di klasemen kejuaraan dunia MotoGP 2026.

Ducati Sudah Antisipasi Kesulitan di Mandalika

Ducati sejak awal memperhitungkan bakal kesulitan di Mandalika. Karakter sirkuit dinilai lebih cocok untuk Aprilia dibandingkan motor Desmosedici. Performa motor mereka belum mampu menyamai kecepatan para pembalap terdepan.

Meski begitu, Marquez mampu meminimalkan kerugian dengan memanfaatkan kesalahan rival-rivalnya. Pengalaman dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci Ducati mengamankan poin penting di tengah tekanan.

Pujian untuk Kemampuan Marquez Manfaatkan Peluang

"Jelas, ini bukan akhir pekan yang mudah untuk kami, tetapi menurut saya tetap positif. Ini memberi kami energi baru, bukan energi dari sebuah kemenangan tentu saja, melainkan yang lahir dari kemampuan memanfaatkan peluang, menggertakkan gigi, dan merebut poin-poin berharga, meski dalam posisi bertahan," kata Gigi dikutip dari GPOne.

"Persis seperti itulah kemenangan kami di sprint dan finis keenam pada balapan panjang hari Minggu. Meski hasil terakhir itu mungkin terlihat sederhana, jika digabungkan dengan kemenangan Sabtu, kami bisa meninggalkan Mandalika tanpa perubahan sedikit pun pada jarak kami di klasemen," lanjutnya.

Pencapaian Pertama Marquez di Sirkuit Mandalika

Gigi secara khusus menyoroti pencapaian Marquez yang akhirnya mampu melewati tantangan di Mandalika. Sebelum balapan tahun ini, Marquez belum pernah berhasil menyelesaikan balapan utama MotoGP di sirkuit tersebut.

"Ada begitu banyak kejeniusan Marc pada akhir pekan ini: siap saat momen paling menentukan buat merebut posisi pertama yang tak terduga dan menunjukkan intuisi yang diperlukan untuk mengelola momen-momen kritis ketika motornya bukan yang terkuat di lintasan, memaksimalkan setiap situasi, bahkan yang paling tidak menguntungkan," puji Gigi.

Klasemen Makin Ketat, Lima GP Tersisa

Persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat. Dengan lima Grand Prix tersisa, hanya dua poin yang memisahkan Jorge Martin dan Marc Marquez. Marco Bezzecchi juga masih dalam perburuan, meski tertinggal 46 poin.

"Satu hambatan penting kini telah kami lewati tanpa mengalami kerugian apa pun. Bahkan, sekarang kami merasa lebih kuat dan lebih siap," ujar Gigi.

Bos Ducati itu menilai setiap balapan pada sisa musim akan sangat menentukan hasil akhir kejuaraan. Ia berharap perebutan gelar berlangsung dengan persaingan sehat hingga seri terakhir.

"Setiap balapan kini sangat krusial untuk penentuan akhir gelar: mungkin terdengar klise, tetapi memang itulah kenyataannya! Belum pernah ada selisih sekecil ini pada tahap seperti ini di kejuaraan dunia: benar-benar sebuah tontonan. Semoga yang terbaik yang menang, dengan sportivitas dan sikap fair play yang layak didapatkan olahraga indah kita," tukasnya.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top