KENDARI — Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan memenuhi target penyelesaian. Rombongan turut mengidentifikasi kendala yang berpotensi menghambat proyek, termasuk keterbatasan pasokan bahan bangunan yang diakui wali kota terjadi di sejumlah daerah.
Siska menyebut pengawasan langsung penting agar pemerintah daerah mengetahui kondisi riil pelaksanaan pembangunan di lapangan. "Dalam rangka kita melihat bagaimana proses pelaksanaan proyek ini. Harapan kita, pelaksanaannya sudah sesuai harapan," ujarnya.
Peninjauan mencakup tiga sekolah, proyek penataan Kali Kadia, Taman Kendari Beach, hingga kawasan Lapangan Benua-Benua. Keempatnya masuk daftar proyek strategis daerah yang dinilai berdampak langsung ke warga, mulai dari fasilitas pendidikan hingga ruang publik.
Kawasan Lapangan Benua-Benua menjadi sorotan utama dalam kunjungan tersebut. Kota Kendari akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara 2026, sehingga kesiapan kawasan itu ikut menentukan kelancaran agenda tersebut.
Siska mengakui sejumlah pekerjaan masih menghadapi tantangan, terutama pasokan bahan bangunan. Meski begitu, ia menilai kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen para pelaksana untuk menuntaskan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan.
"Walaupun memang ada keterbatasan beberapa bahan bangunan, yang tentu semua daerah mengalami hal yang sama. Tetapi ini tidak menurunkan semangat dari para pelaksana program ini," katanya.
Progres pekerjaan di kawasan Benua-Benua perlu terus dipantau agar persiapan Porprov berjalan sesuai jadwal. Peninjauan kali ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari mengawal pembangunan lintas sektor.
Siska menegaskan pelaksanaan proyek strategis daerah tidak hanya mengejar ketepatan waktu, tetapi juga harus memperhatikan kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap pekerjaan.
"Harapan kita sebagai pemerintah, sebagai pimpinan, agar program proyek strategis daerah ini bisa berjalan dengan baik, tepat waktu, dan tentu sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.
Pemerintah kota berharap seluruh proyek rampung sesuai target sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Penyelesaian pekerjaan di kawasan Lapangan Benua-Benua juga diharapkan mendukung kesiapan Kendari sebagai tuan rumah Porprov Sultra 2026.