BMKG Peringatkan Kabut Asap Selimuti 13 Kabupaten/Kota di Sultra hingga 22 Oktober, Warga Diminta Pakai Masker

Penulis: Reza Maulana  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:31:01 WIB
BMKG mendeteksi 189 titik panas di Sulawesi Tenggara dan memantau kabut asap di sejumlah wilayah hingga pagi hari.

KENDARI — Sebanyak 189 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sulawesi Tenggara berdasarkan data satelit sensor VIIRS dan MODIS per 18 Oktober 2026. Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi muncul di Kota Baubau, Kabupaten Bombana, Buton, Konawe Utara, dan Muna.

Heri menjelaskan, hasil pengamatan stasiun UPT BMKG di Sultra seperti Baubau, Kendari, Ranomeeto, dan Pomalaa memantau adanya udara kabur akibat asap hingga pagi hari. Menjelang sore dan malam, kepekatannya berkurang dengan jarak pandang membaik menjadi 8–9 kilometer.

"Hasil pengamatan stasiun UPT BMKG di Sultra seperti Baubau, Kendari, Ranomeeto, dan Pomalaa memantau adanya udara kabur akibat asap hingga pagi hari, namun menjelang sore dan malam hari kepekatannya berkurang dengan jarak pandang membaik menjadi 8–9 kilometer," ucap Heri.

Pola Angin Bawa Asap dari Papua Selatan dan Maluku

Pola angin secara umum bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 2–20 knot. Angin ini membawa sebaran asap dari luar daerah seperti Papua Selatan, Maluku, dan sekitarnya masuk ke wilayah Sultra, bercampur dengan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lokal.

Kondisi tersebut membuat kabut asap diprakirakan berulang hingga beberapa hari ke depan. Meski begitu, Heri meminta masyarakat tidak panik dan tetap berhati-hati.

Kualitas Udara Masih Baik hingga Sedang

Indeks kualitas udara berdasarkan konsentrasi partisipatif PM2,5 di wilayah Sultra secara umum masih berada pada kategori baik hingga sedang. Situasi ini bisa berdampak pada penurunan jarak pandang mendatar hingga di bawah lima kilometer.

Warga sekitar pun diimbau berhati-hati dan tetap memakai masker, terutama saat beraktivitas pagi hari ketika asap masih pekat.

13 Kabupaten/Kota Berpotensi Diselimuti Asap pada 22 Oktober

BMKG memprakirakan sebaran kabut asap kategori sedang berpotensi terjadi di Kabupaten Kolaka dan sebagian Bombana pada 20–21 Oktober. Pada 22 Oktober, sebaran meluas ke sejumlah wilayah berikut:

  • Kota Kendari
  • Kabupaten Kolaka
  • Kabupaten Bombana
  • Kota Baubau
  • Kabupaten Buton
  • Kabupaten Buton Tengah
  • Kabupaten Buton Selatan
  • Kabupaten Buton Utara
  • Kabupaten Konawe Selatan
  • Kabupaten Konawe Utara
  • Kabupaten Konawe
  • Kabupaten Muna
  • Kabupaten Muna Barat

Pemantauan hotspot dan sebaran asap akan terus diperbarui BMKG Kendari selama periode karhutla berlangsung. Warga diminta memantau informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas di luar ruang.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: tvonenews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top