Pencarian

IHSG Ditutup Menguat 0,50% ke 6.351, Investor Asing Masih Net Sell Rp187 Miliar

Minggu, 09 Agustus 2026 • 08:34:01 WIB
IHSG Ditutup Menguat 0,50% ke 6.351, Investor Asing Masih Net Sell Rp187 Miliar
IHSG ditutup menguat 0,50% ke level 6.351 pada perdagangan hari ini.

SULAWESI TENGGARA — Kenaikan indeks kali ini ditopang oleh penguatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Di sisi lain, laju indeks tertahan oleh pelemahan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Pasar Global Mixed, BEI Perbarui Daftar HSC

Dari bursa Amerika Serikat, pergerakan masih bervariasi. Dow Jones Industrial Average menguat 0,49%, namun S&P 500 turun 0,17% dan Nasdaq Composite melemah 0,83%. Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global dan arah kebijakan suku bunga.

Sentimen dari luar negeri masih menekan indikator pasar Indonesia. ETF Indonesia (EIDO) tercatat melemah 0,16%, sedangkan MSCI Indonesia turun lebih dalam sebesar 0,97%.

Di tengah dinamika tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) memperbarui daftar High Shareholding Concentration (HSC) dengan menambahkan tiga emiten baru, yakni ALKA, AGAR, dan BKDP. Total saham yang masuk daftar HSC kini mencapai 53 emiten. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi informasi mengenai konsentrasi kepemilikan saham bagi investor.

AMRT Catat Laba Bersih Rp2,03 Triliun, FORE Bangun Pabrik Frozen Dough

Dari sisi fundamental korporasi, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan pendapatan bersih Rp67,96 triliun pada semester pertama 2026, tumbuh 6,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong penjualan makanan yang mencapai Rp48,58 triliun dan produk nonmakanan sebesar Rp19,37 triliun.

Ekspansi jaringan gerai, peningkatan transaksi melalui aplikasi Alfagift, serta pergeseran pola belanja masyarakat dari supermarket ke minimarket menjadi pendorong utama. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 7,50% menjadi Rp2,03 triliun, dengan marjin laba bruto 22,30%.

Sementara itu, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) melanjutkan ekspansi dengan membangun pabrik frozen dough di Tangerang Selatan. Fasilitas produksi yang menelan investasi sekitar Rp15 miliar ini ditargetkan beroperasi pada Agustus hingga September 2026 dengan kapasitas ratusan ribu adonan beku per hari. Dana pembangunan berasal dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO).

Perseroan menargetkan jumlah gerai Fore Donut meningkat dari 10 gerai pada semester pertama menjadi sekitar 30 gerai hingga akhir tahun 2026. Kontribusinya terhadap pendapatan tahun ini diperkirakan masih sekitar 5%, namun diyakini meningkat setelah pabrik beroperasi penuh.

MARK Bagikan Dividen Interim Rp20 per Saham, Yield 1,83%

Kabar positif datang dari PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) yang memutuskan membagikan dividen tunai interim Rp20 per saham, dengan total nilai sekitar Rp76 miliar. Keputusan ini didukung lonjakan laba bersih semester pertama 2026 sebesar 40,10% menjadi Rp183,89 miliar.

Nilai dividen interim tersebut setara sekitar 41,33% dari laba bersih semester pertama. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 13 Agustus 2026, sedangkan pembayaran dilakukan 4 September 2026. Dengan harga penutupan MARK di Rp1.095, dividend yield yang ditawarkan mencapai sekitar 1,83%.

Untuk perdagangan hari ini, sejumlah analis merekomendasikan area beli ANTM di kisaran Rp3.050–Rp3.070 dengan target harga Rp3.110–Rp3.160 dan batas stop loss di bawah level tersebut. Investasi mengandung risiko.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: koranindopos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks