KENDARI — Dessy Indah Rachmat meninggal dunia dan meninggalkan jejak panjang di dunia sosial dan politik Sulawesi Tenggara. Perempuan kelahiran Kendari, 12 Desember 1983, itu merupakan istri Ketua DPD Partai Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar, yang juga menjabat Dewan Pembina Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Sultra.
Kabar duka itu menyebar cepat di media sosial. Warga net Sulawesi Tenggara ramai memposting ucapan belasungkawa, mengenang sosok yang dikenal santun dan dermawan saat bertemu masyarakat.
Siapa Dessy Indah Rachmat
Dessy lahir dari pasangan Nurahman dan Hasnawati. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri Mandonga, lulus 1995, lalu SMP Negeri 9 Kendari pada 1998, dan SMA Negeri 1 Kendari pada 2001.
Semasa hidup, Dessy aktif di sejumlah organisasi. Ia pernah menjabat Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Sultra periode 2020–2024, dan tercatat sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Gerindra untuk Dapil Sulawesi Tenggara pada Pemilu 2024.
Pada Pilkada 2024, namanya juga masuk sebagai calon Wakil Bupati Konawe. Terbaru, ia dipercaya memimpin Pengprov IPSI Sulawesi Tenggara periode 2025–2029 dan menjabat Wakil Ketua Bendahara II KONI Sultra untuk periode yang sama.
Jejak Sosial dan Kedekatan dengan Warga
Kegiatan sosial menjadi bagian hidup Dessy. Program Jumat Berkah rutin ia jalankan, bahkan sejumlah kegiatan sosial lain ia inisiasi langsung bersama Partai Gerindra.
Kedekatan dengan masyarakat membuat kabar kepergiannya terasa berat bagi banyak warga. Ia juga dikenal sebagai ibu empat anak yang perhatian pada dunia pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan.
Beberapa pesantren di Kendari menyebut Dessy sebagai donatur tetap. Atas kontribusinya itu, ia diangkat menjadi salah satu dewan pembina pesantren di kota tersebut.
Ucapan Duka Mengalir di Media Sosial
Postingan duka datang dari berbagai kalangan, mulai warga biasa hingga kolega di organisasi dan partai. Banyak yang menyebut almarhumah sebagai pribadi murah senyum dan dekat dengan masyarakat.
Dessy juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina PIRA Sultra. Jabatan itu menegaskan posisinya di struktur organisasi sayap Partai Gerindra di daerah.
Kepergian Dessy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Gerindra Sultra dan warga Kendari yang mengenalnya lewat kegiatan sosial sehari-hari.