Pencarian

Danantara Pastikan Pelindo dan Pelni Tidak Dimerger, Ini Alasannya

Jumat, 09 Oktober 2026 • 08:34:31 WIB
Danantara Pastikan Pelindo dan Pelni Tidak Dimerger, Ini Alasannya
COO Danantara Indonesia Dony Oskaria memastikan Pelindo dan Pelni tidak akan dimerger.

SULAWESI TENGGARA — Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria memastikan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia tidak akan digabung. Keputusan ini diambil karena kedua BUMN dinilai memiliki model bisnis yang berbeda meski sama-sama beroperasi di sektor kelautan.

Dony menjelaskan bahwa Pelindo bergerak di industri pengelolaan pelabuhan, sementara Pelni beroperasi di industri transportasi pelayaran. Perbedaan sektor usaha itu membuat penggabungan kedua perusahaan tidak memungkinkan untuk dilakukan.

Pernyataan ini disampaikan Dony saat ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10). Ia menegaskan bahwa kedekatan wilayah operasi tidak otomatis menjadi alasan untuk melakukan merger.

Alasan Utama di Balik Keputusan Tidak Dimerger

Menurut Dony, Pelindo dan Pelni sudah memiliki tata kelola serta praktik terbaik di masing-masing sektor. Keduanya dinilai tidak saling melengkapi secara operasional sehingga penggabungan justru berpotensi mengganggu kinerja yang sudah berjalan.

"Pelindo itu port industry, satu lagi industrinya adalah pelayaran. Jadi enggak bisa, enggak ketemu dia. Walaupun (bisnisnya) sama-sama di laut, bukan berarti mereka akan dimerger. Pelni dan Pelindo pasti enggak dimerger," ujarnya.

Strategi Perampingan BUMN Tetap Jalan di Sektor Lain

Meski Pelindo dan Pelni dipastikan tidak digabung, Danantara tetap melanjutkan strategi perampingan BUMN pada perusahaan-perusahaan yang memiliki model bisnis identik. Dony menyebut konsolidasi akan lebih dulu menyasar sektor asuransi, manajemen aset, hingga pengelola kawasan industri.

Penggabungan entitas bisnis sejenis diyakini akan mendongkrak efisiensi perusahaan. Dony juga menyinggung potensi terbukanya lapangan kerja baru sebagai dampak dari konsolidasi tersebut.

"Yang sama dulu yang kita lakukan merger, jadi lebih efisien. Nanti kan banyak lapangan pekerjaan baru bagus-bagus nih. Semua yang menikmati yang muda-muda ini kan," ujar Dony.

Dampak bagi Investor dan Pelaku Industri Pelayaran

Kepastian ini menghapus spekulasi yang sempat beredar di kalangan pelaku pasar mengenai kemungkinan integrasi dua BUMN transportasi laut terbesar di Indonesia. Bagi investor, status quo Pelindo dan Pelni berarti tidak ada perubahan struktur kepemilikan maupun lini usaha dalam waktu dekat.

Di sisi lain, rencana konsolidasi di sektor asuransi dan manajemen aset patut dicermati karena berpotensi mengubah peta persaingan industri. Pelaku usaha di sektor terkait perlu mencermati arah kebijakan Danantara selaku pengelola BUMN untuk mengantisipasi dampaknya terhadap rantai bisnis masing-masing.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks