UNAAHA — Kepala UPTD Puskesmas Unaaha, Nur Sadra, S.Km, turun langsung bersama jajarannya ke jalan raya untuk membagikan ratusan masker. Petugas medis berseragam merah membagikan masker secara estafet kepada pengendara sepeda motor, sopir truk, pejalan kaki, pasien, dan keluarga pasien yang melintas di depan kantor puskesmas.
Kabut asap yang menyelimuti Kota Unaaha, ibukota Kabupaten Konawe, sejak sepekan terakhir menjadi pemicu aksi cepat tanggap tersebut. Paparan partikel berbahaya dari kabut asap dinilai berpotensi memicu gangguan pernapasan bagi warga yang tetap beraktivitas di luar rumah.
250 Masker Dibagikan dalam Sehari
Sedikitnya 250 pcs masker dibagikan dalam kegiatan tersebut. Pembagian menyasar kelompok paling rentan terpapar polusi udara, terutama pengendara yang menghabiskan waktu lama di jalan raya.
"Pembagian masker ini adalah langkah preventif kami. Kabut asap yang terjadi sejak sepekan terakhir ini sangat berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan. Kami ingin memastikan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tetap terlindungi," tegas Nur Sadra saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Imbauan bagi Warga yang Mengalami Sesak Napas
Nur Sadra menekankan masker yang dibagikan diharapkan meminimalisir paparan partikel berbahaya dari kabut asap. Warga diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak napas atau batuk yang mengarah ke ISPA.
"Kami tidak hanya membagikan masker, tetapi juga mengedukasi warga agar tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak pada saat kabut asap terlihat pekat. Kesehatan paru-paru adalah prioritas utama," pungkasnya.
Instruksi Kadis Kesehatan Konawe: Oksigen hingga Stok Obat
Aksi pembagian masker merupakan bagian dari instruksi langsung Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, SE, MM, dalam menyikapi kondisi udara dan kabut asap yang diprediksi memicu peningkatan kasus ISPA. Seluruh jajaran fasyankes diminta memastikan ketersediaan logistik, baik obat-obatan maupun non-obat-obatan.
"Bapak/Ibu tolong dipastikan: Tabung Oksigen dan cadangannya tersedia, regulator berfungsi dengan baik, selang oksigen/kanul tidak dipergunakan untuk banyak pasien (1 pasien untuk satu selang/kanul), serta masker," tegas instruksi tersebut.
Kadis Kesehatan juga menekankan ketersediaan obat-obatan asma, anti radang, anti alergi, mukolitik, antibiotik, dan lainnya tersedia cukup banyak di masing-masing fasyankes. Komunikasi dan koordinasi dengan lintas sektor terkait kondisi dan dampak polusi serta kabut asap diminta terus dilakukan.
Fasyankes Konawe Diminta Siaga Hadapi Lonjakan Kasus
Seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Konawe diminta siap siaga menghadapi potensi lonjakan kasus ISPA. Warga yang tetap beraktivitas di luar rumah diharapkan terhindar dari risiko gangguan pernapasan melalui langkah pencegahan yang berjalan serentak di lapangan.