KONAWE — Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Unaaha, Ridwan, menyebut layanan medis keliling sebagai bagian dari komitmen memastikan seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) memperoleh akses kesehatan yang memadai. Petugas medis kini rutin menyambangi blok hunian, bukan menunggu warga binaan datang ke ruang perawatan.
Pendekatan itu mengubah cara pemeriksaan berlangsung. Petugas bisa melihat kondisi fisik warga binaan secara langsung, mendengar keluhan di tempat, lalu menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan medis masing-masing.
Mengapa Petugas Harus Masuk ke Blok Hunian
Menurut Ridwan, kehadiran petugas medis di tengah blok memungkinkan pemeriksaan berjalan lebih dekat dan responsif. Warga binaan yang biasanya enggan melapor karena alasan prosedural kini punya ruang menyampaikan keluhan secara langsung.
"Pelayanan kesehatan harus dapat dijangkau oleh seluruh warga binaan. Dengan mendatangi blok hunian, petugas bisa mengetahui kondisi mereka secara langsung, mendengarkan keluhan yang disampaikan, dan menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan medis. Kami ingin memastikan pelayanan diberikan secara responsif dan berkelanjutan," ujar Ridwan, Senin (19/10/2026).
Program ini juga membidik deteksi dini. Keluhan ringan yang dibiarkan bisa berkembang menjadi kasus yang butuh penanganan lebih serius, dan layanan keliling mempersempit celah itu.
Edukasi Kebersihan Ikut Dibawa ke Sel
Petugas medis Rutan Unaaha, Mahisna, menjelaskan bahwa pelayanan langsung di blok hunian membantu pihaknya menjangkau warga binaan secara lebih optimal. Dari pemeriksaan singkat, petugas memperoleh gambaran awal kondisi kesehatan penghuni.
"Dengan layanan medis keliling, kami dapat lebih dekat dengan warga binaan dan mendengar langsung keluhan yang mereka rasakan. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut, kami dapat menindaklanjutinya sesuai prosedur medis yang berlaku," ungkap Mahisna.
Selain pemeriksaan, kegiatan tersebut dipakai untuk mengedukasi warga binaan soal pentingnya menjaga kebersihan diri dan menerapkan pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan. Kebersihan lingkungan blok hunian ikut menjadi perhatian karena berpengaruh pada kesehatan penghuni secara keseluruhan.
Hak Kesehatan Warga Binaan dan Tindak Lanjut
Layanan medis keliling menjadi salah satu upaya Rutan Unaaha memenuhi hak warga binaan atas pelayanan kesehatan selama masa pembinaan. Rutan Kelas IIB Unaaha berharap kebutuhan kesehatan penghuni terpantau dengan baik dan memperoleh penanganan sesuai kondisi serta prosedur medis yang berlaku.
Bagi warga binaan yang keluhannya butuh pemeriksaan lanjutan, petugas akan menindaklanjuti sesuai prosedur. Lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif disebut menjadi sasaran akhir dari program ini.