Pencarian

Danantara Mulai Beli Saham Bursa, Fokus BUMN demi Imbal Hasil Menarik

Kamis, 22 Oktober 2026 • 13:34:01 WIB
Danantara Mulai Beli Saham Bursa, Fokus BUMN demi Imbal Hasil Menarik
Danantara Indonesia mulai membeli saham di pasar modal domestik dengan saham BUMN sebagai fokus utama.

SULAWESI TENGGARA — Danantara Indonesia resmi mengeksekusi pembelian saham di pasar modal domestik sejak dua hari terakhir, dengan saham BUMN menjadi bidikan utama. Langkah itu diambil karena valuasi emiten pelat merah dinilai menarik dan prospek pertumbuhannya masih baik. Pembelian akan berlanjut selama harga masih memberi keseimbangan risiko dan imbal hasil yang menguntungkan.

Keputusan pembelian diungkapkan Chief Investment Officer Danantara, Pandu Patria Sjahrir, dalam Coffee Morning Session di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis. Menurut Pandu, dasar pembelian bukan sekadar ikut arus pasar, melainkan pertimbangan fundamental perusahaan ditambah potensi imbal hasil yang dinilai sepadan dengan risikonya.

"Per kemarin, hari ini kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada, menurut kami efektif, dan kita akan terus selama harganya menarik, memiliki prospek yang baik," ujar Pandu.

Saham BUMN Jadi Pilihan Utama

Pandu menyebut saham perusahaan BUMN punya fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang baik. Valuasi emiten pelat merah saat ini dinilai menarik sehingga membuka peluang investasi bagi Danantara.

Danantara akan menambah kepemilikan saham selama peluang yang tersedia masih menawarkan keseimbangan risiko dan imbal hasil yang menarik. Strategi investasi tetap berorientasi pada keuntungan dengan fundamental perusahaan sebagai dasar pengambilan keputusan.

"Kami selalu profit oriented. Kami melihat sekarang dari sisi risk-reward menarik. Kami juga sudah mulai masuk di pasar modal, dan tentunya itu akan bertambah terus," kata Pandu.

Isu MSCI dan Fokus pada Fundamental

Pandu menyoroti isu penyedia indeks global MSCI yang tengah menjadi perhatian pelaku pasar. Menurutnya, ada perbedaan antara persoalan yang berkembang di Kuala Lumpur, Malaysia, dan kondisi perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia.

Karena itu, ia menekankan pentingnya melihat kondisi perusahaan berdasarkan fundamental masing-masing, terutama BUMN yang dinilai punya prospek investasi menjanjikan. Danantara memastikan tetap berfokus pada fundamental emiten Indonesia dalam menentukan keputusan investasi, sambil memanfaatkan peluang dari kondisi pasar saat ini.

Kondisi pasar modal saat ini dinilai menawarkan peluang menarik, khususnya pada saham BUMN yang punya prospek pertumbuhan dan valuasi kompetitif.

Strategi Bermitra, Bukan Stock Picking

Managing Director Investment PT Danantara Investment Management (DIM), Stefanus Ade Hadiwidjaja, menjelaskan bahwa Danantara tidak melakukan pemilihan saham secara langsung alias stock picking. Danantara bermitra dengan pengelola investasi profesional, baik di pasar domestik maupun global.

Sebelum menjalin kemitraan, Danantara melakukan uji tuntas terhadap calon mitra. Aspek yang dinilai mencakup pengalaman, rekam jejak investasi, eksposur, serta proses investasi yang dijalankan.

Stefanus menyatakan Danantara telah menempatkan dana dalam jumlah cukup besar di pasar domestik. Danantara siap mengerahkan dana investasi dengan besaran yang kurang lebih serupa dengan penempatan sebelumnya, meski ia belum dapat mengungkapkan nilai investasi tersebut.

Pendekatan bermitra dengan pengelola profesional juga diterapkan Danantara dalam investasi publik serta investasi tidak langsung pada ekuitas swasta (private equity) dan kredit swasta (private credit).

Apa Artinya bagi Pelaku Pasar

Masuknya Danantara sebagai pembeli menambah permintaan di segmen saham BUMN yang selama ini menjadi incaran investor institusi domestik. Bagi investor ritel, sinyal yang perlu dicermati adalah pernyataan bahwa pembelian akan berlanjut selama valuasi masih dianggap menarik, bukan komitmen nominal yang pasti.

Pernyataan Stefanus soal penempatan dana yang belum diungkapkan membuat besaran efek dukungan terhadap harga saham sulit diukur. Pelaku pasar sebaiknya memantau rilis portofolio Danantara dan arus transaksi saham BUMN pada sesi-sesi berikutnya untuk menilai seberapa besar dampaknya terhadap likuiditas dan harga.

Follow inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks