FPW Sombu Kumpulkan 210 Kg Sampah Plastik di Pantai Wakatobi

Penulis: Reza Maulana  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 15:26:03 WIB
Anak-anak Desa Sombu antusias ikut membersihkan sampah plastik di Pantai Wakatobi.

WAKATOBI — Forum Pesisir Wakatobi (FPW) Sombu kembali menggerakkan aksi nyata penyelamatan lingkungan di wilayah pesisir Sulawesi Tenggara. Dalam kegiatan yang berlangsung Minggu (3/5/2026) pagi, tim gabungan menyisir bibir pantai Desa Sombu, Kecamatan Wangiwangi, untuk memitigasi tumpukan limbah plastik.

Aksi ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari instansi pemerintah daerah, komunitas lingkungan, hingga masyarakat sekitar. Langkah kolaboratif ini diambil mengingat posisi Desa Sombu yang strategis sebagai salah satu titik aktivitas warga sekaligus destinasi wisata lokal.

Anak-anak Turut Seret Kantong Sampah di Pesisir Sombu

Pemandangan menarik terlihat saat puluhan anak-anak setempat ikut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih ini. Mereka tampak antusias menyisir area pasir dan bebatuan pantai sambil menyeret kantong plastik serta karung berukuran besar untuk menampung sampah.

Keterlibatan generasi muda ini diharapkan menjadi sarana edukasi dini mengenai bahaya pencemaran laut. Sampah yang dikumpulkan didominasi oleh jenis nonorganik seperti botol plastik, bungkus kemasan makanan, dan limbah rumah tangga lainnya yang sulit terurai.

Hasil penyisiran di berbagai titik menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan bagi ekosistem pesisir. Dalam satu kali aksi, tim berhasil mengamankan sampah nonorganik dengan berat total mencapai 210 kilogram.

Bagaimana Strategi Pembersihan FPW Sombu Setiap Bulannya?

Penanggung Jawab FPW Sombu, Sari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan satu kali dalam sebulan. Namun, jadwal pelaksanaan bersifat fleksibel, mengikuti dinamika volume sampah yang terbawa arus atau dihasilkan dari aktivitas pemukiman.

"Kami hanya menyasar area pantai Sombu bagian perkampungan. Agendanya setiap bulan sekali. Tetapi disesuaikan dengan tingkat penyebaran plastik. Kalau banyak, kami turun. Jika sudah kurang, kami belum turun," ujar Sari kepada media, Senin (4/5).

Sari menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah wilayah perkampungan untuk memastikan area yang paling dekat dengan aktivitas harian warga tetap higienis. Data berat sampah yang mencapai ratusan kilogram tersebut menjadi indikator pentingnya konsistensi gerakan kebersihan di wilayah kepulauan.

Target Kebersihan di Lokasi Destinasi Wisata Wakatobi

Desa Sombu bukan sekadar pemukiman, melainkan salah satu wajah pariwisata Kabupaten Wakatobi. Keberadaan sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menurunkan citra daerah di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Melalui gerakan ini, FPW Sombu berharap muncul kebiasaan positif yang menetap di tengah masyarakat dan pengunjung. Kesadaran untuk tidak membuang sampah ke laut menjadi target jangka panjang agar ekosistem bawah laut Wakatobi tetap terjaga.

Gerakan serupa diharapkan dapat meluas ke desa-desa pesisir lain di Sulawesi Tenggara. Dengan sinergi antara komunitas dan pemerintah, beban pencemaran plastik di wilayah perairan diharapkan dapat berkurang secara signifikan setiap tahunnya.

Reporter: Reza Maulana
Back to top