Kebijakan perangkat lunak OnePlus kembali menjadi sorotan setelah peluncuran Nord CE6 di beberapa wilayah pekan ini. Meski mengusung slogan "Fast and Smooth for 6 years", durasi dukungan pembaruan versi Android pada perangkat ini justru mengalami penurunan signifikan yang memicu tanda tanya bagi calon pembeli yang mengutamakan umur panjang perangkat.
OnePlus menjanjikan pengalaman sistem yang lancar selama 72 bulan atau 6 tahun. Namun, perlu dicatat bahwa janji tersebut merujuk pada tingkat kelancaran performa (fluency), bukan durasi pembaruan versi Android. OnePlus Nord CE6 dilaporkan hanya akan menerima 2 kali pembaruan OS Android.
Keputusan ini merupakan langkah mundur mengingat OnePlus Nord CE5, model generasi sebelumnya, justru mendapatkan dukungan lebih lama hingga Android 19. Dengan Nord CE6 yang dirilis menggunakan OxygenOS 16 (berbasis Android 16), perangkat ini dipastikan akan berhenti di Android 18. Selain itu, laporan dari GSMArena menyebutkan adanya indikasi bahwa dukungan pembaruan keamanan juga hanya akan tersedia selama 4 tahun.
Satu-satunya nilai jual yang sulit ditandingi kompetitor di kelas harga di bawah 300 Euro (sekitar Rp5,2 juta) adalah kapasitas baterainya yang mencapai 8.000 mAh. Kapasitas ini jauh melampaui standar ponsel menengah saat ini yang rata-rata masih bertahan di angka 5.000 mAh hingga 6.000 mAh.
Panel layar 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz juga memberikan nilai tambah bagi pengguna yang mengutamakan visual untuk bermain game atau navigasi antarmuka yang mulus. Sektor dapur pacu yang ditenagai Snapdragon 7s Gen 4 dipadukan dengan RAM 8GB diposisikan untuk menjaga reliabilitas performa jangka panjang sesuai janji pemasaran mereka.
Perubahan kebijakan pembaruan perangkat lunak ini terjadi bersamaan dengan kabar restrukturisasi besar-besaran setelah OnePlus bergabung dengan Realme. Operasional global OnePlus dilaporkan sedang mengalami perampingan, termasuk adanya pengurangan staf di wilayah Eropa yang cukup signifikan.
Pihak OnePlus menyatakan bahwa mereka saat ini sedang melakukan evaluasi terhadap masa depan bisnis mereka di pasar Eropa. Ketidakpastian operasional ini, ditambah dengan pemangkasan dukungan OS, menjadi catatan penting bagi konsumen yang mengharapkan konsistensi ekosistem dari brand yang dulunya dikenal sangat loyal terhadap komunitas penggunanya.
OnePlus Nord CE6 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai ekstrem tanpa terlalu peduli dengan kehadiran fitur Android terbaru di masa depan. Namun, bagi mereka yang mencari investasi gadget jangka panjang, kebijakan pemangkasan update ini adalah kompromi yang cukup berat.