Festival Wonderful Wawonii 2026 Resmi Dibuka, Bupati Targetkan Dampak Ekonomi Langsung untuk UMKM Lokal di Konawe Kepulauan

Penulis: Reza Maulana  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 12:05:05 WIB
Bupati Rifqi Saifullah Razak membuka Festival Wonderful Wawonii 2026 di Pelataran TPI Langara, Konawe Kepulauan.

KONAWE KEPULAUAN — Perputaran ekonomi di Kabupaten Konawe Kepulauan dipastikan menggeliat seiring dibukanya Festival Wonderful Wawonii 2026 pada Kamis (14/5/2026). Bupati Rifqi Saifullah Razak menyebut bahwa event yang berlangsung hingga 24 Mei 2026 ini menjadi momentum bagi UMKM lokal untuk naik kelas.

“Melalui kegiatan ini tentu ada dampak terhadap perputaran ekonomi di Kabupaten Konawe Kepulauan. UMKM yang berpartisipasi bukan hanya dari Kendari, tetapi juga didominasi pelaku UMKM lokal Wawonii,” ujar Rifqi saat membuka festival di Pelataran TPI Langara.

Panggung Budaya dan Bahari Selama 10 Hari

Ketua Panitia Festival, Safiudin Alibas, menjelaskan bahwa festival ini menjadi ruang promosi besar bagi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Berbagai agenda tradisional dan lomba akan mengisi setiap hari selama sepuluh hari ke depan.

Puncak acara budaya akan digelar pada 20 Mei 2026 dengan Kirab Budaya yang diisi Parade Kalapaea, Parade Paguyuban, Khatam Al-Qur’an, Kontau, hingga Tapak Tenun. Sementara itu, sisi bahari dirayakan melalui lomba Mekoloro (mancing), Humulu (menyulu), dan tradisi mencari meti-meti yang berlangsung sejak 15 hingga 17 Mei 2026.

Lomba dan Permainan Tradisional untuk Semua Usia

Selain pameran UMKM dan ekspose desa, panitia juga menyiapkan Wonderful Wawonii Run, lomba video pendek, dan fotografi. Permainan tradisional khas Wawonii seperti Langgoa, Bangkalenggo, Mepasi, Maningkau, Mekengke, dan Hadang ikut meramaikan suasana.

Bupati Rifqi berharap seluruh rangkaian kegiatan ini benar-benar memberi dampak langsung bagi kesejahteraan warga Wawonii. “Yang kita inginkan, Festival Budaya Pulau Wawonii benar-benar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Wawonii,” tambahnya.

Potensi Wisata Alam yang Mendukung

Pulau Wawonii sendiri memiliki bentang alam yang masih alami, mulai dari Pantai Kampa di Desa Wawobili dengan pasir putih dan tebing karst, hingga Air Terjun Tumburano yang kerap dijuluki permata tersembunyi. Kawasan hutan tropis dan perairan Laut Banda di sekitarnya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan saat ini juga tengah mendorong pengembangan desa wisata sebagai pusat ekowisata dan wisata bahari. Melalui gaung Wonderful Wawonii, daerah ini berambisi menjadi ikon wisata budaya dan bahari baru di Sulawesi Tenggara.

Pembukaan festival turut dihadiri Wakil Bupati Muhammad Farid, Ketua DPRD Konkep, unsur Forkopimda, tokoh adat Wawonii, serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan TPI Langara.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: mediasultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top