Harga Emas Antam Naik Rp25 Ribu ke Rp2,789 Juta, Buyback Ikut Terangkat

Penulis: Toni Haryadi  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 12:23:29 WIB
Harga emas Antam naik Rp25 ribu menjadi Rp2,789 juta per gram pada Selasa (19/5).

SULAWESI TENGGARA — Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga dasar emas Antam ukuran 1 gram naik Rp25 ribu dibandingkan posisi Senin (18/5) yang berada di Rp2,764 juta. Kenaikan serupa juga terjadi pada sisi pembelian kembali (buyback) yang hari ini tercatat di Rp2,594 juta per gram, juga naik Rp25 ribu dari perdagangan sebelumnya.

Selisih Harga Jual-Beli Antam Capai Rp195 Ribu per Gram

Dengan pergerakan tersebut, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam saat ini berada di kisaran Rp195 ribu per gram. Angka ini menjadi pertimbangan bagi investor yang ingin melakukan transaksi jual-beli emas batangan dalam jangka pendek.

BSI Gold Ikut Menguat, Pegadaian Justru Terkoreksi

Pergerakan harga emas hari ini tidak seragam di semua kanal distribusi. BSI Gold melalui situs HRTA Gold mencatatkan harga 1 gram di Rp2,681 juta dengan buyback Rp2,551 juta. Sebaliknya, harga emas di Pegadaian justru bergerak turun. Emas Galeri24 ukuran 1 gram saat ini berada di Rp2,756 juta, turun Rp8 ribu dari posisi kemarin Rp2,764 juta. Sementara emas UBS turun Rp5 ribu menjadi Rp2,788 juta per gram dari sebelumnya Rp2,793 juta.

Daftar Lengkap Harga Emas Selasa 19 Mei

Berikut rincian harga emas dari berbagai produsen dan kanal distribusi pada hari ini:

Antam (harga dasar, belum termasuk pajak 0,25 persen):

  • 0,5 gram: Rp1.444.500
  • 1 gram: Rp2.789.000
  • 5 gram: Rp13.720.000
  • 10 gram: Rp27.385.000
  • 100 gram: Rp273.112.000

BSI Gold (harga dasar / buyback):

  • 1 gram: Rp2.681.000 / Rp2.551.000
  • 10 gram: Rp26.400.000 / Rp25.510.000
  • 100 gram: Rp262.400.000 / Rp255.100.000

Galeri24 dan UBS:

  • Galeri24 1 gram: Rp2.756.000
  • UBS 1 gram: Rp2.788.000

Faktor di Balik Perbedaan Harga Antarproduk

Perbedaan harga antara Antam, BSI Gold, Galeri24, dan UBS dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari produsen atau standar cetakan yang digunakan, hingga jalur distribusi masing-masing merek. Hal ini wajar terjadi karena setiap produk memiliki struktur biaya dan margin yang berbeda.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top