SULAWESI TENGGARA — Bagi wisatawan asing, termasuk dari Indonesia, menggunakan kartu SIM lokal AS untuk berpindah ke Kanada atau Meksiko bukan perkara sepele. Biaya roaming antarnegara bisa membengkak jika tidak direncanakan. AT&T misalnya, meluncurkan paket eSIM jangka pendek yang bisa dibeli sesuai kebutuhan—mulai dari paket satu hari hingga 30 hari.
Paket harian AT&T hanya berlaku di AS dengan harga USD 4 (sekitar Rp 64.000) per hari dan menyertakan data tak terbatas serta 5GB hotspot. Namun, untuk cakupan yang mencakup Kanada dan Meksiko, pengguna harus memilih paket 7, 15, atau 30 hari dengan harga premium. Sayangnya, paket-paket ini hanya mencakup data—tidak termasuk panggilan suara atau SMS. Artinya, komunikasi hanya bisa dilakukan lewat aplikasi berbasis IP seperti WhatsApp.
T-Mobile menawarkan US Pass eSIM dengan jatah 50GB data 5G berkecepatan tinggi di AS, ditambah 5GB untuk Kanada dan Meksiko. Setelah kuota habis, koneksi otomatis turun ke 3G—yang berarti kecepatan jauh lebih lambat. Yang menarik, paket ini sudah termasuk panggilan dan SMS tak terbatas di seluruh Amerika Utara.
Bagi pelanggan tetap T-Mobile, keuntungannya lebih bervariasi tergantung paket yang digunakan. Pelanggan dengan paket Go5G Next misalnya, mendapat jatah 30GB data berkecepatan tinggi di Kanada dan Meksiko, lalu diturunkan ke 256kbps. Sementara pelanggan paket lama seperti Magenta atau One hanya mendapat 5GB sebelum kecepatan dipangkas ke 128kbps. Mereka yang tidak masuk dalam paket-paket tersebut akan dikenakan tarif USD 0,01 per megabyte data dan USD 0,25 per menit panggilan.
Verizon mengambil peran lebih besar sebagai Sponsor Layanan Telekomunikasi Resmi Piala Dunia 2026. Operator ini bahkan sempat memberikan tiket pertandingan gratis kepada pelanggannya. Namun, hingga berita ini diturunkan, detail lengkap paket data internasional untuk pengunjung dari luar AS belum diumumkan secara gamblang.
Bagi pelanggan eksisting Verizon, opsi International Day Pass dari AT&T bisa menjadi alternatif dengan biaya USD 12 (sekitar Rp 192.000) per hari. Layanan ini memungkinkan pengguna memakai paket dalam negeri mereka seolah-olah masih di AS, dan berlaku di 210 lokasi termasuk Kanada dan Meksiko. Tagihan otomatis terpotong setiap kali data digunakan di luar AS.
Bagi penggemar asal Indonesia yang tidak memiliki nomor AS, membeli eSIM dari ketiga operator ini adalah langkah paling praktis. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua paket mencakup panggilan suara—sesuatu yang mungkin krusial jika terjadi keadaan darurat. Juga, hotspot data dibatasi, jadi berbagi koneksi dengan teman satu perjalanan perlu diperhitungkan.
Alternatif lain adalah menggunakan eSIM global seperti Airalo atau Holafly yang kerap menawarkan harga lebih kompetitif untuk data saja. Namun, kecepatan dan prioritas jaringan mungkin tidak sebaik paket langsung dari operator AS. Pilihan terbaik sangat tergantung pada durasi tinggal dan jumlah negara yang akan dikunjungi selama turnamen.