Instagram Uji Coba Batasi Tontonan Remaja soal Berat Badan, Diet, dan Kecemasan

Penulis: Udin Syamsul  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 18:28:32 WIB
Meta uji coba pembatasan konten terkait berat badan dan kecemasan untuk pengguna remaja di Instagram.

SULAWESI TENGGARA — Meta resmi mengumumkan uji coba batasan baru untuk akun remaja di Instagram. Kebijakan ini dirancang untuk mengurangi paparan berulang terhadap konten yang berkaitan dengan citra tubuh, pola makan, dan kesehatan mental — topik yang dinilai berpotensi memicu kecemasan jika dikonsumsi secara masif.

Dalam pernyataan resminya, Meta menyebut batasan ini berlaku pada konten yang sebenarnya tidak melanggar aturan platform. Namun, jika ditonton berulang kali dalam jumlah besar, jenis unggahan ini dinilai bisa berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis pengguna muda.

Apa Saja Konten yang Dibatasi?

Konten yang masuk dalam pengawasan baru ini mencakup unggahan tentang:

  • Nutrisi dan pola makan — misalnya tips diet ekstrem atau program penurunan berat badan
  • Latihan angkat beban yang tidak sesuai untuk usia remaja
  • Kesehatan mental, termasuk cara mengatasi kecemasan yang disajikan secara berlebihan

Meta menegaskan bahwa konten-konten ini tidak akan dihapus atau diblokir sepenuhnya. Tujuannya adalah memastikan topik-topik tersebut "tetap seimbang dengan jenis konten lain" dan tidak muncul secara berulang di feed rekomendasi, Explore, maupun Reels.

Latar Belakang: Kekhawatiran Lubang Kelinci Algoritma

Langkah ini tidak bisa dilepaskan dari kritik bertahun-tarahap terhadap Instagram yang dituduh menjerumuskan remaja ke dalam "lubang kelinci algoritma". Istilah ini merujuk pada fenomena di mana sistem rekomendasi platform terus-menerus menampilkan konten serupa — termasuk yang berkaitan dengan gangguan makan, body shaming, dan depresi — setelah pengguna menunjukkan ketertarikan awal.

Isu ini bahkan menjadi pokok persidangan perdata tingkat tinggi di Los Angeles terkait kecanduan media sosial. Juri dalam kasus tersebut memutuskan tidak berpihak pada Meta, memperkuat tekanan publik terhadap perusahaan untuk me

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top