KENDARI — Surat undangan bernomor khusus tertanggal 22 Juni 2026 yang ditandatangani Ketua Senat UHO, Jamili, mengonfirmasi peran strategis orang nomor satu di Konawe Selatan itu. Agenda pemaparan bakal calon rektor dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026, di Gedung Auditorium Mokodompit UHO, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai.
Mengapa Bupati Konsel Dipilih sebagai Panelis?
Keterlibatan Irham Kalenggo dinilai relevan oleh civitas akademika UHO. Kapasitasnya sebagai kepala daerah disebut memahami dinamika pembangunan wilayah, sinkronisasi program pemerintah, serta kebutuhan serapan tenaga kerja lokal yang berbasis pada output dunia pendidikan tinggi.
Sebagai panelis, Irham diharapkan memberikan perspektif dari sudut pandang eksekutif pemerintahan daerah. Ia akan menjembatani hubungan antara konsep akademis dan realitas kebutuhan masyarakat di lapangan.
Peran Panelis: Menguji Visi dan Program Kerja
Irham Kalenggo tidak sekadar hadir sebagai tamu undangan. Ia didapuk untuk ikut menguji, membedah, serta mendalami visi, misi, dan program kerja strategis para bakal calon rektor. Mereka akan menakhodai UHO selama empat tahun ke depan.
Rapat Senat Khusus ini diproyeksikan berlangsung dinamis dan ketat. Para bakal calon rektor akan memaparkan program unggulan di hadapan anggota senat, perwakilan kementerian, serta panelis ahli. Kehadiran Irham di meja panelis disebut akan mempertegas posisi Konawe Selatan sebagai daerah yang berkomitmen terhadap kemajuan mutu pendidikan tinggi di Sultra.
Catatan Prestasi untuk Konawe Selatan
Penunjukan ini menorehkan catatan tersendiri bagi Kabupaten Konawe Selatan. Dari seluruh pimpinan daerah di Bumi Anoa, Irham Kalenggo merupakan satu-satunya kepala daerah tingkat kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara yang dipercaya menjadi panelis oleh UHO.
Sinergi antara UHO sebagai lumbung intelektual dan pemerintah daerah dinilai sebagai kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara.