SULAWESI TENGGARA — Pertandingan sengit tersaji di Istora GBK saat Alwi Farhan berhadapan dengan wakil India, Lakshya Sen, di babak 32 besar Indonesia Open 2026. Alwi yang tampil agresif sejak awal harus bekerja keras untuk mengamankan dua gim langsung.
Gim pertama berjalan ketat dengan skor imbang berkali-kali. Setelah tertinggal 18-19, Alwi bangkit dan merebut tiga poin beruntun lewat smes keras dan kesalahan netting Lakshya Sen untuk menutup gim 21-19.
Di gim kedua, Alwi kembali menunjukkan dominasi. Ia unggul 11-8 saat interval dan terus menekan hingga unggul 19-16. Smes kerasnya kembali menjadi penentu kemenangan 21-16 sekaligus mengunci tiket ke babak 16 besar.
Usai pertandingan, Alwi mengaku bersyukur bisa kembali bermain di Istora Senayan. Ia juga tidak menampik kondisi fisik dan mentalnya terkuras setelah menjalani turnamen back-to-back di Asia Tenggara.
"Alhamdulillah, terima kasih atas kesempatannya. Selalu senang, bangga, excited bisa bermain kembali di Istora. Secara physically dan mentally pasti capek, tapi saya tadi mencoba mem-push diri saya lagi agar keinginan menangnya lebih besar," ujar Alwi.
Di babak 16 besar, Alwi sudah ditunggu Jonatan Christie yang juga lolos usai mengalahkan Jason Teh (Singapura) 21-18, 21-15. Alwi memberikan komentar santai namun penuh harapan menjelang duel internal tersebut.
"Mungkin besok lusa saya akan bertemu Koh Jonatan. Siapapun yang memenangkan pertandingan, saya harap bisa meraih juara di Indonesia Open ini. Apresiasi yang bisa saya lakukan adalah mencapai prestasi yang paling tinggi," kata Alwi.
Pertemuan Alwi vs Jonatan di babak 16 besar diprediksi berlangsung menarik. Jonatan yang lebih berpengalaman akan diuji oleh kegigihan Alwi yang tengah dalam performa percaya diri. Laga ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi generasi muda bulu tangkis Indonesia.