BAUBAU — Perum Bulog Subdrive Baubau memastikan ketersediaan beras di wilayah Kepulauan Buton, Sulawesi Tenggara, mencapai ribuan ton dan diprediksi aman hingga momen Lebaran 2026. Jaminan ini disampaikan menyusul kebutuhan pokok masyarakat yang meningkat menjelang hari raya.
Kepala Subdrive Bulog Baubau, La Ode Samsul, mengungkapkan bahwa stok beras yang tersedia saat ini mencapai 3.000 ton. Jumlah tersebut mencakup kebutuhan untuk Kota Baubau dan beberapa kabupaten di Kepulauan Buton.
“Kami pastikan stok beras aman. Bahkan, jumlah ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan, termasuk saat Lebaran,” ujar La Ode Samsul dalam keterangan resminya.
Kepulauan Buton merupakan wilayah yang sebagian besar pasokan pangannya bergantung pada distribusi dari luar daerah. Kondisi geografis yang terdiri dari pulau-pulau membuat distribusi beras kerap menjadi tantangan, terutama saat cuaca buruk.
Dengan adanya jaminan stok dari Bulog, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir akan lonjakan harga beras yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah daerah pun terus berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.
Bulog Baubau menyatakan akan mengoptimalkan distribusi ke pasar-pasar tradisional dan titik-titik rawan kekurangan pangan di wilayah terpencil. Operasi pasar juga akan digelar jika harga beras di pasaran mulai merangkak naik.
“Kami akan turunkan harga jika ada indikasi kenaikan. Semua demi menjaga daya beli masyarakat,” tambah La Ode Samsul.
Meski stok dinyatakan aman, Bulog tetap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian beras secara berlebihan. Pembelian dalam jumlah besar justru dapat memicu kelangkaan sementara di tingkat pengecer.
“Kami minta warga belanja sesuai kebutuhan. Stok kami cukup, tidak perlu khawatir,” tegas La Ode Samsul.
Pihaknya juga membuka akses bagi pedagang dan distributor yang ingin menambah pasokan langsung ke gudang Bulog di Baubau. Langkah ini diambil untuk mempercepat distribusi ke seluruh pelosok Kepulauan Buton.