Wakil Ketua DPRD Kolaka Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Copot Kepala BGN demi Selamatkan Program MBG

Penulis: Reza Maulana  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 19:07:31 WIB
Wakil Ketua DPRD Kolaka apresiasi pencopotan Kepala BGN demi kelancaran program MBG.

KOLAKA — Wakil Ketua DPRD Kolaka, Arsyad, memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen kuat pemerintah pusat dalam menyelamatkan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari potensi kegagalan akibat manajemen yang tidak optimal.

Alasan Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas

Arsyad menyebut bahwa pencopotan tersebut bukan sekadar rotasi jabatan biasa, melainkan sinyal keras bahwa Presiden tidak mentoleransi hambatan dalam program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. "Ini bukti bahwa Presiden Prabowo serius. Program MBG adalah prioritas nasional, dan beliau tidak segan mengambil tindakan tegas jika ada yang menghambat," ujar Arsyad dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).

Dampak Keputusan bagi Pelaksanaan MBG di Kolaka

Politisi Partai Golkar itu berharap langkah serupa bisa menjadi efek jera bagi para pejabat di tingkat daerah yang bertanggung jawab menyalurkan program MBG. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketepatan sasaran dan ketepatan waktu distribusi makanan bergizi ke anak-anak sekolah dan ibu hamil. "Kami di daerah siap mendukung penuh. Jangan sampai ada lagi oknum yang bermain-main dengan program yang menyangkut hajat hidup orang banyak," tegasnya.

Apa yang Perlu Diketahui tentang Program MBG

  • Program MBG menyasar anak sekolah, ibu hamil, dan balita di seluruh Indonesia untuk menekan angka stunting dan malnutrisi.
  • Pelaksanaan di daerah melibatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah koordinasi BGN dan pemerintah daerah.
  • Anggaran program bersumber dari APBN dan membutuhkan pengawasan ketat agar tidak terjadi kebocoran di tingkat lapangan.

Arsyad menambahkan, DPRD Kolaka akan terus mengawal realisasi MBG di wilayahnya. Pihaknya juga mendorong Pemkab Kolaka untuk berkoordinasi lebih intensif dengan BGN yang baru agar distribusi makanan bergizi tidak terputus. "Kami tidak ingin anak-anak di Kolaka jadi korban dari masalah birokrasi di pusat. Program ini harus tetap jalan," pungkasnya.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: kolakaposnews.fajar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top