KENDARI — Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan tertinggi di Sulawesi Tenggara dibandingkan wilayah operasionalnya yang mencakup empat provinsi di Pulau Sulawesi. Hingga Mei 2026, penjualan Toyota di Sultra mencapai sekitar 1.600 unit, naik 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa kontribusi Sultra hampir separuh dari total penjualan perusahaan yang mencapai 8.600 unit. “Pertumbuhan penjualan Sulawesi Tenggara menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah Kalla Toyota lainnya,” ujarnya di Kendari, Minggu (7/6/2026).
Secara keseluruhan, pangsa pasar Toyota di wilayah Kalla Toyota mencapai 36 persen. Namun untuk Sultra, angkanya lebih tinggi, yakni 38 persen atau tumbuh 3,3 persen dari tahun sebelumnya.
Suliadin menilai capaian ini tidak lepas dari kepercayaan konsumen terhadap nilai jual kembali kendaraan dan layanan purna jual. Kalla Toyota mengklaim memiliki jaringan bengkel yang tersebar di berbagai kabupaten, ditambah layanan Toyota Rangga Mobile Care.
“Pelanggan lebih mudah mendapatkan layanan servis maupun suku cadang, tidak hanya di Kota Kendari tetapi juga di daerah-daerah lainnya,” jelasnya.
Di tengah dominasi pasar, Toyota mulai menuai hasil dari lini kendaraan ramah lingkungan. Toyota Veloz Hybrid EV yang diperkenalkan November 2025 dan resmi diluncurkan Februari 2026 mencatat penjualan sekitar 600 unit di seluruh wilayah Kalla Toyota.
Khusus di Kendari dan sekitarnya, angka penjualan menembus 100 unit. “Ini peningkatan yang luar biasa. Kami cukup terkejut dengan antusiasme masyarakat,” kata Suliadin.
Menurutnya, kenaikan harga bahan bakar menjadi salah satu faktor pendorong. Veloz Hybrid EV menggunakan sistem self charging yang mengisi daya baterai saat kendaraan berjalan atau melakukan pengereman, tanpa perlu pengisian daya eksternal.
Suliadin mengingatkan konsumen agar tidak tergoda FOMO atau sekadar mengikuti tren kendaraan baru. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek investasi jangka panjang, seperti nilai jual kembali, kemudahan servis, dan ketersediaan suku cadang.
“Memiliki kendaraan Toyota adalah investasi. Jangan hanya karena tren atau FOMO terhadap sesuatu yang baru. Semua itu sudah terbukti dimiliki Toyota selama puluhan tahun,” tegasnya.
Dengan tren positif Veloz Hybrid EV, Kalla Toyota optimistis kendaraan hybrid akan semakin diminati masyarakat Sultra dan menjadi motor pertumbuhan pasar otomotif ke depan.