Cegah Kebakaran Akibat Korsleting dan Tabung Gas, Polsek Ubud Sambangi Langsung Vila-Vila di Singakerta

Penulis: Reza Maulana  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 16:55:01 WIB
Personel Polsek Ubud melakukan sambang ke Vila Adriano untuk edukasi pencegahan kebakaran.

SULAWESI TENGGARA — Jajaran Polsek Ubud melalui Unit Binamasa menggencarkan langkah preventif menghadapi potensi kebakaran di lingkungan akomodasi wisata. Kegiatan terbaru menyasar Vila Adriano di Banjar Katik Lantang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Gianyar, dengan menyasar pengelola, pekerja, hingga pemilik vila.

Penyebab yang Sering Diabaikan Pengelola Vila

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., menyebut metode sambang langsung oleh personel Bhabinkamtibmas menjadi sarana paling efektif. Interaksi tatap muka dinilai mampu menyentuh pola aktivitas harian warga yang kerap abai terhadap risiko kecil.

"Melalui interaksi langsung ini, personel kami dapat memberikan edukasi yang menyentuh langsung pola aktivitas harian warga, sehingga potensi kelalaian yang memicu kebakaran bisa ditekan," ujarnya.

Polsek Ubud mengidentifikasi sejumlah kelalaian yang sering terulang. Pengelola vila diminta rutin memeriksa kelayakan kabel yang sudah tua dan menghindari pemakaian stop kontak bertumpuk secara berlebihan. Perangkat elektronik rusak pun harus segera diganti untuk mencegah korsleting.

Regulator Gas dan Kompor Tanpa Awasi Jadi Incaran

Tak hanya soal instalasi listrik, petugas juga menyoroti penggunaan tabung gas. Regulator dan selang harus dipastikan tidak bocor. Pengelola vila dilarang keras meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, terutama saat memasak dalam waktu lama.

Imbauan juga menyasar kebiasaan membakar sampah di sekitar properti. Petugas meminta warga tidak melakukannya sembarangan tanpa pengawasan, terlebih di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kamtibmas Jadi Fondasi Destinasi Aman

Kasi Humas Polsek Ubud, Aiptu Ida Bagus Palguna, menegaskan bahwa edukasi ini tidak hanya soal kebakaran. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha akomodasi wisata untuk bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Deteksi dini dan komunikasi yang kuat antar-tetangga menjadi modal utama mewujudkan Ubud sebagai destinasi yang aman dan nyaman. Langkah Polsek Ubud ini menjadi contoh pendekatan preventif berbasis komunitas di tengah tingginya aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: balipost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top