Masalah dimulai ketika Diamond Comics, distributor utama buku komik dan RPG di Amerika Serikat, mengajukan kebangkrutan pada Juli tahun lalu. Alih-alih mengembalikan stok milik penerbit, Diamond justru melikuidasi inventaris tersebut untuk membayar krediturnya—bukan pemilik barang.
Paizo, selaku kreator Pathfinder dan Starfinder, termasuk salah satu korban terbesar. Chief Creative Officer Erik Mona saat itu sempat menyebut situasi ini sebagai "sakit kepala raksasa yang menghancurkan anggaran tahunan." Nyatanya, dampaknya lebih parah dari perkiraan awal.
Dalam pernyataan resmi pekan lalu, Paizo mengungkap bahwa JP Morgan Chase mengklaim hak gadai atas semua produk yang disimpan di gudang Diamond—termasuk hampir 10 juta dolar inventaris milik Paizo. "Kami tidak bisa mengakses inventaris tersebut saat ini, sembari menunggu proses litigasi yang sedang berlangsung," tulis manajemen Paizo di situs resminya.
Kontrak eksklusif dengan Diamond mencegah Paizo pindah ke distributor lain, bahkan setelah Diamond berhenti menjual buku-buku mereka. Seorang hakim baru membatalkan kontrak itu awal tahun ini, tetapi Diamond mengajukan banding sehingga penyelesaian kembali tertunda.
Akibat kekacauan ini, Paizo mencatat kerugian hampir 2 juta dolar AS tahun lalu. Perusahaan juga harus menghapus buku hampir setengah juta dolar dari penjualan yang terdampak langsung kebangkrutan Diamond. Penjualan di jalur buku ritel masih jauh di bawah level normal.
Meski penjualan melalui situs Paizo.com dan toko hobi justru meningkat, angka itu belum cukup untuk menutup lubang finansial yang menganga.
Yang membedakan kasus Paizo dari gelombang PHK di industri game lain adalah cara perusahaan memperlakukan karyawannya. Alih-alih mengirim surat ancaman ke serikat pekerja—seperti yang dilakukan Hasbro ke karyawan Wizards of the Coast—Paizo justru bekerja sama dengan serikatnya untuk menyusun paket pesangon yang layak.
Salah satu ketentuannya: masa panggil kembali 18 bulan, di mana karyawan yang di-PHK akan ditawari posisi mereka lagi tanpa perlu melamar ulang jika kondisi keuangan Paizo pulih.
Avi Henriques, editor utama Paizo, menulis di Bluesky: "Saya menghargai semua orang yang tidak menyalahkan Paizo sebagai perusahaan atas kejadian ini... Sangat sulit menerima kenyataan bahwa kami telah bekerja keras dan di level tinggi selama bertahun-tahun, hanya untuk dihukum oleh situasi yang sama sekali di luar kendali kami."
Paizo selama ini dikenal sebagai salah satu penerbit TTRPG paling ramah pengguna. Semua aturan Pathfinder 2e—monster, kelas, item ajaib—tersedia gratis secara legal. Hanya petualangan pra-cetak yang dijual. Pendekatan ini kontras dengan kebijakan lisensi terbuka D&D yang sempat dikotak-kotakkan oleh Hasbro.
Kekacauan distribusi ini menunjukkan betapa rapuhnya ekosistem penerbit independen yang bergantung pada satu distributor besar. Paizo kini berharap putusan banding Diamond segera final agar mereka bisa mengambil kembali produknya dan memulihkan arus kas.