SULAWESI TENGGARA — Mitsubishi eK Cross EV dipastikan akan memasuki jaringan dealer resmi mulai pekan depan. Pengumuman ini menandai langkah konkret Mitsubishi dalam meramaikan segmen mobil listrik murah di Indonesia, setelah sebelumnya diperkenalkan dalam berbagai pameran.
Dari segi tampang, eK Cross EV mengusung DNA desain khas mobil kei car Jepang: proporsi kotak dengan dimensi yang sangat ringkas. Lekukan bodi yang tegas dan ground clearance yang sedikit lebih tinggi dari city car biasa memberi kesan SUV mungil yang gagah.
Lampu utama LED dengan daytime running light membentuk wajah yang modern. Velg ringan berukuran kecil dan spion samping yang minimalis semakin menegaskan efisiensi sebagai inti dari kendaraan ini.
Mitsubishi eK Cross EV dibekali motor listrik yang menghasilkan tenaga 47 kW atau setara 63 dk. Torsi puncak mencapai 195 Nm yang langsung tersedia sejak pedal gas diinjak, karakter khas mobil listrik yang responsif di kecepatan rendah perkotaan.
Baterai lithium-ion berkapasitas 20 kWh diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 180 kilometer dalam sekali pengecasan. Angka ini memang tidak besar, namun cukup untuk mobilitas harian di dalam kota yang rata-rata tidak melebihi 50 kilometer per hari.
Dengan banderol mulai Rp 200 jutaan, eK Cross EV langsung bersaing dengan mobil listrik mungil lain seperti Wuling Air ev yang lebih dulu menguasai pasar. Keunggulan utamanya adalah dimensi yang sedikit lebih besar dan desain yang lebih maskulin dibanding kompetitor sekelasnya.
Mitsubishi menyasar konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan kedua untuk aktivitas harian. Biaya operasional yang rendah—setara dengan Rp 100-150 per kilometer—menjadi daya tarik utama bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa merogoh kocek terlalu dalam.
eK Cross EV akan tersedia di dealer-dealer Mitsubishi terpilih di kota-kota besar. Beberapa pilihan warna cerah seperti putih, hitam, dan biru metalik akan ditawarkan untuk menarik minat pembeli muda.
Calon pembeli yang tertarik sudah bisa melakukan pemesanan mulai pekan depan. Namun, estimasi waktu pengiriman masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak ATPM terkait alokasi unit dari Jepang.