Setelah beberapa merek seperti Tesla dan Ford mulai menarik program pengisian daya gratis, Hyundai Motor Group justru mempertahankan strategi ini untuk lini EV terbarunya. Melalui platform Electrify America, pemilik Hyundai Ioniq 6, Kia EV6, dan Genesis GV60 model 2026 masih bisa mengisi daya tanpa biaya selama dua tahun atau setara dengan 30 menit per sesi pengisian. Namun, paket ini tidak lagi mencakup durasi tak terbatas seperti yang pernah ditawarkan pada model tahun 2023.
Dulu, Hyundai memberikan akses gratis penuh hingga tiga tahun untuk pembeli Ioniq 5. Sekarang, programnya dipotong menjadi dua tahun dengan batas waktu per sesi. Kia memberikan kredit senilai 1.000 kWh untuk EV6, yang setara dengan sekitar 3.500 km perjalanan — cukup untuk kebutuhan komuter tahunan rata-rata di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya.
Genesis, sebagai merek premium, masih memberikan paket paling menarik: tiga tahun gratis dengan sesi 30 menit tanpa batasan jumlah. Strategi ini jelas untuk mempertahankan posisi Genesis di segmen atas yang bersaing dengan BMW i4 dan Mercedes-Benz EQE.
Tekanan biaya bahan baku dan kebutuhan untuk meningkatkan margin keuntungan menjadi alasan utama. Pada 2021 hingga 2023, program pengisian gratis digunakan sebagai senjata untuk mendorong adopsi EV di Amerika Serikat. Kini, dengan tingkat adopsi yang sudah lebih matang, produsen mulai menggeser insentif ke arah teknologi baterai atau fitur otonom.
Bagi konsumen Indonesia, tren ini perlu dicermati. Meski Electrify America tidak beroperasi di Tanah Air, program serupa dari merek seperti Wuling atau DFSK yang bekerja sama dengan SPKLU PLN bisa menjadi tolok ukur. Jika tren global ini berlanjut, bukan tidak mungkin program gratis serupa di Indonesia juga akan menyusut dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Untuk pasar Indonesia, ketiga model tersebut masih diimpor utuh (CBU) dan harganya berada di kisaran Rp 700 juta hingga Rp 1,2 miliar. Program gratis isi daya dari dealer lokal, jika ada, biasanya bersifat terbatas dan tidak terikat dengan kebijakan pabrikan global.
Meskipun program ini berlaku di Amerika Serikat, kebijakan serupa bisa menjadi referensi saat produsen meluncurkan model baru di Asia Tenggara. Beberapa dealer resmi Hyundai dan Kia di Indonesia pernah memberikan voucher pengisian daya gratis di SPKLU tertentu sebagai bonus pembelian. Namun, nilainya jauh lebih kecil — biasanya setara 500-1.000 km.
Kesimpulannya: jika Anda berencana membeli EV di 2026, jangan berharap paket pengisian daya gratis semewah tahun-tahun sebelumnya. Tapi setidaknya, Hyundai, Kia, dan Genesis masih memberikan kompensasi yang cukup untuk menekan biaya operasional di tahun pertama kepemilikan.