Vantrue E2 dan Tips Memilih Dash Cam yang Tepat Sebelum Membeli

Penulis: Sofyan Basri  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 06:28:31 WIB
Vantrue E2 menawarkan perekaman depan dan belakang dengan resolusi 2.7K untuk keamanan berkendara.

SULAWESI TENGGARAPrime Day Amazon seringkali dipenuhi godaan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Namun, ada satu kategori produk yang layak menjadi prioritas: dash cam. "If nothing else, the one thing you should buy on Prime Day is a dash cam for your car," tulis seorang jurnalis teknologi dalam laporannya, menekankan urgensi perangkat ini di tengah maraknya pengemudi ugal-ugalan di jalan raya.

Dash cam adalah gadget sederhana namun nilainya sangat besar. Fungsinya bukan sekadar merekam perjalanan, melainkan menjadi saksi bisu yang objektif saat terjadi insiden. "Regardless of where you live or how much you drive, there are far too many crazy drivers on the roads today," tambahnya, menggambarkan kondisi lalu lintas yang tidak bisa diprediksi.

Empat Hal Krusial Sebelum Membeli Dash Cam

Memilih dash cam tidak bisa asal beli. Ada beberapa variabel teknis yang menentukan apakah perangkat tersebut cocok dengan kebutuhan Anda. Berikut empat poin utama yang perlu dicek:

  • Cara Pengambilan Daya: Ini sering terlewat. Ada dash cam yang bisa mengambil daya 24/7 dari mobil, cocok untuk yang sering parkir di jalan raya. Namun, jika Anda parkir di garasi atau halaman pribadi, fitur ini mungkin tidak terlalu krusial. Perhatikan juga jenis konektor (USB atau lainnya), panjang kabel, dan apakah kabel bisa diganti.
  • Cara Mengambil Rekaman: Pilih model yang menawarkan lebih dari satu opsi. Cara termudah adalah dengan menyediakan pembaca kartu microSD di glovebox. Namun, model yang terhubung ke aplikasi ponsel juga sangat praktis untuk mengakses rekaman kapan saja.
  • Kualitas Kamera: Jangan puas dengan resolusi 1080p standar. Detail seperti plat nomor kendaraan bisa menjadi kunci saat terjadi tabrak lari. "Do yourself a favor and go beyond the base 1080p models," saran sang jurnalis. Fitur night vision juga penting; cek ulasan pengguna yang membagikan sampel rekaman malam hari.
  • Sudut Rekam dan Audio: Tentukan apa yang ingin Anda rekam. Apakah hanya bagian depan (forward-facing), depan-belakang (front and rear), atau termasuk kabin? Kemampuan merekam audio juga berguna karena lawan bicara dalam insiden mungkin mengucapkan sesuatu yang kemudian mereka bantah.

Rekomendasi: Vantrue E2, Pilihan Pribadi Setelah Setahun

Setelah mempertimbangkan berbagai faktor di atas, jurnalis tersebut memilih sistem Vantrue E2 untuk mobil pribadinya. Perangkat ini biasanya dijual seharga USD 199, namun pada momen Prime Day bisa didapatkan di bawah USD 160 (sekitar Rp 2,6 juta).

Vantrue E2 mendukung perekaman depan dan belakang (front-and-rear) dengan resolusi 2.7K. Fitur lainnya termasuk kontrol nirkabel melalui aplikasi ponsel—meski aplikasinya diakui bukan yang terbaik, tetapi fungsional. Ada juga remote kecil untuk mematikan/menghidupkan mikrofon dan mengambil gambar diam.

"I’ve been using one of these for over a year in my vehicle, and just bought another for our secondary car," jelasnya. "This isn’t sponsored and it wasn’t a review unit – this is just where I personally landed after doing product research."

Kesimpulan: Investasi Kecil, Manfaat Besar

Tidak ada dash cam yang sempurna untuk semua orang. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan spesifik Anda, seperti jenis parkir, kebutuhan resolusi, dan jumlah kamera. Namun, pesan utamanya jelas: jangan tunda pembelian. Satu insiden saja sudah bisa menutup biaya pembelian dash cam, dan ketenangan pikiran yang didapatkan tidak ternilai harganya.

Jangan lupa untuk membeli kartu microSD yang bagus sebagai pendamping dash cam Anda.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top