BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk untuk Kendari, Konawe, dan Konawe Selatan, Warga Diminta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Penulis: Vicky Prasetya  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 21:52:01 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan cuaca buruk untuk Kendari, Konawe, dan Konawe Selatan.

KENDARI — Peringatan dini cuaca buruk dikeluarkan BMKG untuk tiga wilayah di Sulawesi Tenggara, yakni Kota Kendari, Kabupaten Konawe, dan Konawe Selatan. Masyarakat diimbau tidak lengah terhadap potensi hujan deras yang bisa berlangsung sejak tengah hari hingga menjelang sore.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menyebutkan cuaca ekstrem ini dapat memicu sejumlah dampak langsung. "Masyarakat di tiga wilayah utama tersebut diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang dapat dipicu oleh cuaca buruk, seperti genangan air, banjir lokal, jalan licin, hingga potensi pohon tumbang," ujarnya di Kendari.

Wilayah Lain Juga Berpotensi Hujan Ringan

Meski tiga wilayah tersebut menjadi perhatian utama, BMKG juga mencatat potensi hujan dengan intensitas ringan di sejumlah kabupaten lain pada pagi hari, seperti Buton Utara dan Wakatobi. Sementara itu, pada siang dan sore hari, hujan ringan berpeluang mengguyur Kolaka, Bombana, Kolaka Timur, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Selatan, Kolaka Utara, dan Konawe Utara.

Kondisi cuaca di Sulawesi Tenggara diprakirakan mulai membaik pada malam hari. Sebagian besar wilayah akan kembali berawan, dan pada dini hari cuaca diproyeksikan bertahan dalam kondisi berawan tanpa hujan signifikan.

Suhu dan Kelembapan Udara Masih Normal

BMKG mencatat parameter suhu udara di Sulawesi Tenggara berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara terpantau antara 65 hingga 95 persen. Pergerakan angin umumnya bertiup dari arah timur menuju selatan dengan kecepatan normal berkisar 2 hingga 20 kilometer per jam.

Pihak BMKG mengingatkan warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan menjelang siang hari untuk tetap berhati-hati. Masyarakat juga disarankan memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui laman resmi cuaca.bmkg.go.id agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi yang tiba-tiba.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: sultra.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top