SULAWESI TENGGARA — Manajer PLN UP3 Dumai, Achmad Meidiansyah, bersama jajaran teknis turun langsung meninjau Gardu Induk Bagansiapiapi yang menjadi pusat penyaluran listrik, serta trafo distribusi yang menyuplai lokasi utama acara. Tim juga memeriksa Klenteng In Hok Kiong sebagai pusat kegiatan budaya dan lokasi ritual Bakar Tongkang yang menjadi puncak perayaan.
Pemeriksaan tidak hanya menyasar infrastruktur jaringan dan gardu distribusi. PLN juga mengecek kesiapan personel siaga yang akan berjaga selama 24 jam, ketersediaan peralatan pendukung, serta skema pengamanan pasokan listrik di titik-titik vital. Seluruh langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang mungkin timbul selama festival berlangsung.
Achmad Meidiansyah menegaskan komitmen penuh PLN dalam mendukung suksesnya acara budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Rokan Hilir tersebut. “Kami ingin masyarakat dan para wisatawan dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan aman dan nyaman tanpa kendala kelistrikan,” ujarnya.
Sebagai langkah pengamanan, PLN telah melaksanakan pemeliharaan preventif pada jaringan distribusi yang menyuplai lokasi kegiatan. Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi Distribusi PLN UP3 Dumai, Irsansyah, menambahkan bahwa seluruh infrastruktur telah melalui proses pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan sistem beroperasi optimal.
Sementara itu, Manager PLN ULP Bagan Siapiapi, Herliyan Harsuvela, menyebutkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama pemerintah daerah, panitia pelaksana, dan pemangku kepentingan lainnya. Festival Bakar Tongkang diperkirakan akan dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai daerah maupun mancanegara.
Melalui kesiapan sistem kelistrikan yang optimal, PLN berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesuksesan festival sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Rokan Hilir.