SULAWESI TENGGARA — California Science Center mengumumkan Endeavour, pesawat ulang-alik terakhir NASA, akan dipajang secara permanen di Samuel Oschin Air and Space Center. Bangunan seluas 200.000 kaki persegi itu akan menjadi rumah bagi 100 artefak dirgantara langka dan bersejarah. Pengunjung tidak hanya bisa melihat shuttle dari dekat, tetapi juga naik elevator gantry setinggi 140 kaki yang meniru pengalaman astronot saat menuju pesawat.
Sejak 2012, Endeavour dipajang secara horizontal di California Science Center. Kini, shuttle akan dipamerkan dalam posisi launch position lengkap dengan solid rocket booster dan external tank. Ini adalah pertama kalinya publik bisa melihatnya dalam konfigurasi utuh seperti saat akan meluncur ke luar angkasa.
Museum juga menyediakan akses ke gantry elevator setinggi 140 kaki. Fasilitas ini memungkinkan pengunjung merasakan momen yang sama seperti astronot sebelum boarding dan lepas landas. "Ini pengalaman imersif yang belum pernah ada sebelumnya," tulis perwakilan California Science Center dalam pernyataan resmi.
Endeavour dibuat NASA sebagai pengganti pesawat ulang-alik Challenger yang hancur pada 1986. Sejak 1992, shuttle ini menjalankan berbagai misi penting: memperbaiki dan menempatkan satelit, merawat Teleskop Luar Angkasa Hubble, serta mengangkut astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Setelah pensiun pada 2011, NASA memutuskan Endeavour menghabiskan masa pensiunnya di Los Angeles pada 2012. Tahun yang sama, shuttle menjalani perjalanan darat sejauh 12 mil dari Bandara Internasional Los Angeles ke California Science Center. Perjalanan itu disebut lambat dan berbahaya karena harus melewati jalan-jalan kota dengan lebar terbatas.
Selain Endeavour, museum baru ini akan menampilkan 100 artefak dirgantara. Termasuk di antaranya benda-benda langka dan bersejarah dari era eksplorasi antariksa. California Science Center belum merinci daftar lengkap koleksinya, namun dipastikan akan mencakup komponen dari program Apollo dan misi-misi penting NASA lainnya.
Pameran permanen ini dibuka untuk umum mulai 13 November 2026. Tiket masuk diperkirakan akan tersedia secara online beberapa bulan sebelumnya.
Endeavour adalah pesawat ulang-alik kelima dan terakhir yang dibangun NASA. Namanya diambil dari kapal HMS Endeavour yang digunakan Kapten James Cook dalam pelayaran eksplorasinya. Shuttle ini juga menjadi simbol pemulihan program antariksa AS pasca tragedi Challenger.
Bagi penggemar teknologi antariksa di Indonesia, pameran ini bisa menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik. Terutama bagi yang ingin melihat langsung pesawat ulang-alik asli yang pernah mengorbit bumi sebanyak 25 kali.