KM Mahkota Menui Karam di Perairan Morowali, Tujuh ABK Selamat Dievakuasi Nelayan

Penulis: Sofyan Basri  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 21:02:31 WIB
KM Mahkota Menui karam setelah mengalami kebocoran di lambung kapal akibat menghantam batu karang di perairan Morowali.

KENDARI — Kecelakaan laut terjadi di perairan Morowali, Selasa pagi. KM Mahkota Menui yang mengangkut logistik dari Kendari menuju Pulau Menui karam setelah mengalami kebocoran pada lambung kapal. Beruntung, seluruh kru kapal berhasil diselamatkan.

Kronologi Tenggelam: Kebocoran Usai Hantam Karang

Kapal bertolak dari Pelabuhan Kendari sekitar pukul 03.30 Wita. Perjalanan menuju Pulau Menui biasanya ditempuh dalam waktu empat jam. Namun, sekitar satu jam sebelum tiba di tujuan, awak kapal mendeteksi adanya kebocoran.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Capt. Agung Kurniawan, menjelaskan dugaan awal penyebab kecelakaan. “Dugaan sementara, lambung kapal menghantam batu karang saat melintas di perairan tersebut. Kebocoran semakin besar sehingga kapal tidak lagi mampu bertahan dan akhirnya karam,” ungkapnya.

Evakuasi oleh Nelayan, Tak Ada Korban Jiwa

Air yang terus masuk membuat kapal kehilangan daya apung hingga akhirnya tenggelam. Proses evakuasi terhadap tujuh ABK dilakukan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Seluruh tujuh ABK yang berada di atas kapal berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat dalam kondisi selamat,” jelas Agung saat dikonfirmasi, Selasa.

Meski seluruh kru selamat, kapal beserta muatan logistik yang diangkut tidak dapat diselamatkan. Hingga siang hari, proses evakuasi badan kapal masih dilakukan oleh pihak terkait bersama masyarakat dan nelayan di sekitar lokasi.

Penyebab Pasti Masih Didalami, Kerugian Materiil Didata

Agung mengatakan penyebab pasti kecelakaan laut tersebut masih akan didalami. Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat tenggelamnya KM Mahkota Menui masih dalam proses pendataan, termasuk kerugian atas muatan barang yang ikut tenggelam.

KSOP Kendari mengimbau seluruh operator kapal untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengimbau seluruh operator kapal agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur pelayaran yang berdekatan dengan kawasan karang serta memastikan kondisi kapal laik laut sebelum berlayar guna mencegah kecelakaan serupa,” tandasnya.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: terassultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top