Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Dominasi Bearish Belum Terkikis

Penulis: Vicky Prasetya  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 18:30:01 WIB
Harga emas bertahan di area support 3.982, memicu minat beli yang mendorong potensi rebound teknikal terbatas.

KENDARI — Harga emas masih dibayangi tren bearish, meski analis melihat celah rebound terbatas. Dupoin Futures mencatat tekanan jual mendominasi, namun minat beli di area support memberi ruang penguatan sementara.

Support 3.982 Jadi Pemicu Rebound Teknikal

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan harga emas pada time frame H4 masih bergerak dalam struktur primary trend bearish. Setelah tekanan jual beberapa sesi terakhir, harga bertahan di area support minor kisaran 3.982.

"Level itu memicu minat beli yang tercermin dari terbentuknya swing low pada time frame lebih kecil. Ini sinyal awal buyer mulai melawan dominasi seller," ujar Geraldo.

Respons positif dari area support berpotensi mendorong harga memasuki fase secondary trend, yakni penguatan sementara yang lazim terjadi di tengah tren turun. Fase ini dimanfaatkan pasar untuk menyesuaikan harga setelah penurunan tajam.

Resistance Krusial di 4.039–4.063: Penentu Arah Selanjutnya

Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpeluang menguji area resistance 4.039 hingga 4.063 jika support 3.982 mampu menahan tekanan jual. Zona itu menjadi area krusial yang menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Jika harga kembali ditolak di area resistance, peluang seller melanjutkan tren bearish semakin besar. Sebaliknya, jika harga menembus resistance dengan volume transaksi kuat, potensi penguatan lebih luas mulai terbentuk, meski tetap membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Geraldo menegaskan struktur pasar belum menunjukkan perubahan signifikan. Dominasi tren turun masih menjadi skenario utama karena harga belum membentuk pola yang mampu mengubah arah pergerakan jangka menengah.

Kebijakan The Fed dan Dolar AS Tekan Harga Emas

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai ruang kenaikan harga emas terbatas akibat ekspektasi kebijakan moneter ketat Federal Reserve. Bank sentral AS diperkirakan masih mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasi.

"Kombinasi suku bunga tinggi dan dolar AS yang kuat merugikan pasar emas. Kenaikan imbal hasil obligasi AS juga meningkatkan daya tarik instrumen berpendapatan tetap," tulis Dupoin Futures dalam risetnya.

Meski demikian, peluang buy on dip tetap terbuka setelah harga emas turun cukup dalam hingga mendekati area support. Aksi beli di harga rendah dapat mendorong technical rebound jangka pendek. Selain itu, ketidakpastian geopolitik global masih berpotensi menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Rekomendasi: Disiplin Kelola Risiko di Tengah Dominasi Bearish

Dupoin Futures mengingatkan investor dan trader agar tidak langsung menganggap kenaikan harga sebagai awal perubahan tren. Fase koreksi saat ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Disiplin mengelola risiko menjadi kunci, terutama saat harga mendekati area resistance yang berpotensi memicu tekanan jual baru.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: adiwarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top