SULAWESI TENGGARA — PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat tidak main-main dalam menjaga kualitas layanan. Di Jalur Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang, tim teknis perusahaan baru-baru ini melakukan operasi besar-besaran. Mereka menertibkan instalasi kabel fiber optik yang tidak sesuai standar, memeriksa kondisi infrastruktur, dan menata ulang jalur kabel yang semrawut.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat, Heni Utari Ambarwati, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah rutinitas yang dirancang untuk meminimalkan potensi gangguan. "Keandalan jaringan dimulai dari pengelolaan infrastruktur yang baik. Melalui kegiatan P3AK, kami memastikan setiap aset dimanfaatkan secara optimal, tertata sesuai standar, dan mampu mendukung layanan yang berkualitas," ujar Heni.
Karawang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat. Kebutuhan akan koneksi internet yang stabil dan cepat di daerah ini sangat tinggi, baik untuk operasional pabrik maupun kebutuhan rumah tangga. Gangguan sekecil apapun pada jaringan fiber optik bisa berdampak pada aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat.
Melalui program P3AK, PLN Icon Plus tidak hanya fokus pada aspek teknis. Penataan jalur kabel juga bertujuan menjaga estetika lingkungan dan meningkatkan aspek keselamatan. Kabel yang menjuntai atau tidak tertata rapi berpotensi membahayakan warga dan mengganggu pemandangan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan yang disebut "Melayani Sepenuh Hati". Dengan pemeliharaan infrastruktur secara berkala, PLN Icon Plus dapat mengantisipasi potensi gangguan sejak dini. Hasilnya, kontinuitas layanan telekomunikasi tetap terjaga dan kebutuhan pelanggan terpenuhi secara optimal.
Heni menambahkan, langkah ini juga memperkuat sinergi antarunit kerja di lapangan. "Ini adalah langkah nyata untuk pastikan konektivitas andal di seluruh wilayah layanan PLN Icon Plus," tegasnya. Ke depan, perusahaan berencana memperluas program serupa ke titik-titik rawan gangguan lainnya di Jawa Barat, sebagai fondasi mendukung transformasi digital di daerah.