SULAWESI TENGGARA — Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu turnamen MLBB dengan partisipasi terbesar tahun ini. Kompetisi yang digagas Polri bersama IESPA ini berhasil menjaring ribuan tim dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari babak kualifikasi di tingkat Polres hingga babak nasional. Sistem berjenjang ini membuka peluang besar bagi pemain dari daerah untuk mengukur kemampuan mereka di panggung yang lebih luas.
Polda Metro Jaya keluar sebagai kampiun setelah melewati pertandingan sengit di babak puncak. Polda Sumatera Utara harus puas menjadi runner-up, sementara Polda Jawa Timur berhasil mengamankan posisi ketiga. Hasil ini sekaligus menutup rangkaian panjang kompetisi yang berlangsung ketat dari babak penyisihan.
Bagi tim yang berlaga, Capolri Cup 2026 bukan sekadar turnamen internal. Ajang ini menjadi salah satu jalur bagi pemain non-urban untuk menunjukkan potensi mereka di hadapan tim-tim kuat dari kota besar. Pengalaman bertanding melawan lawan dengan gaya permainan berbeda menjadi nilai tambah yang sulit didapat di turnamen lokal biasa.
Infinix menempatkan GT 50 Pro sebagai perangkat resmi yang digunakan sepanjang turnamen. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Ponsel tersebut dibekali layar dengan refresh rate hingga 144Hz yang menjadi krusial untuk game MOBA seperti MLBB, di mana respons cepat dan visual mulus bisa menentukan hasil team fight.
Performa juga menjadi perhatian utama. Infinix menyematkan sistem pendinginan yang diklaim mampu menurunkan temperatur perangkat secara signifikan. Dalam pengujian internal pada PUBG Mobile 120FPS, penggunaan cooling fan berhasil menurunkan suhu dari 47,8 derajat Celsius menjadi 43,4 derajat Celsius. Fitur Wireless Bypass Charging juga disiapkan agar pemain bisa bermain dalam waktu lama tanpa khawatir perangkat cepat panas saat di-charge.
Sergio Ticoalu, Infinix SEA Marketing Director, menyampaikan apresiasinya terhadap Polri dan IESPA atas terselenggaranya turnamen ini. Menurutnya, ruang kompetisi seperti Kapolri Cup menjadi penting bagi pemain yang ingin berkembang sebagai atlet esports profesional. Infinix berharap dukungan perangkat ini bisa membantu peserta mengasah kemampuan dan meraih pengalaman berharga di kompetisi nasional.
Di luar arena pertandingan, Infinix juga berkolaborasi dengan Indo Premier Online Technology (IPOT) melalui booth di lokasi turnamen. Kerja sama ini mengangkat tema literasi finansial, mengajak para pemain muda untuk bijak dalam mengambil keputusan investasi di tengah popularitas industri esports yang terus meningkat.
Kapolri Cup 2026 menjadi bukti bahwa ekosistem esports Indonesia terus tumbuh, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas penyelenggaraan. Dengan dukungan perangkat yang mumpuni dan format kompetisi yang inklusif, turnamen semacam ini berpotensi menjadi batu loncatan bagi talenta-talenta baru untuk menembus level profesional yang lebih tinggi.